VKTR dan PT Danantara Investment Management Perkuat Kolaborasi Strategis Percepat Ekosistem Mobilitas Listrik Indonesia

3 hours ago 1

Rabu, 2 September 2026 - 09:26 WIB

VIVA – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”), pionir industri kendaraan listrik komersial nasional, bersama Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (“DIM”) dan PT Bakrie & Brothers Tbk (“BNBR”), menandatangani Indicative Term Sheet (“Term Sheet”) yang menjadi langkah awal rencana kerja sama strategis untuk mempercepat pengembangan bisnis dan ekosistem mobilitas listrik di Indonesia, termasuk mengenai rencana dukungan pendanaan oleh DIM hingga Rp2 triliun untuk mendukung bisnis Electric Mobility-as-a-Service (“e-MaaS”).

Adapun, Term Sheet ini merupakan kesepakatan awal yang dibuat oleh VKTR dan DIM yang bersifat non-binding serta akan tunduk lebih lanjut pada pembahasan dan penyusunan perjanjian definitif. VKTR menilai bahwa penandatanganan Term Sheet mencerminkan kesamaan visi dan komitmen VKTR dan DIM untuk melanjutkan proses kerja sama ke tahap berikutnya, dengan harapan dapat tercapai suatu perjanjian definitif dan realisasi dukungan pendanaan dengan tetap tunduk pada pemenuhan persyaratan, persetujuan, kajian, dan ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

e-MaaS: Membuka Akses yang Lebih Mudah terhadap Kendaraan Listrik Komersial

e-MaaS merupakan model layanan yang memungkinkan perusahaan atau operator menggunakan kendaraan listrik komersial tanpa harus menanggung seluruh kebutuhan investasi dan pendukungnya di awal. Dalam skema ini, kendaraan, pembiayaan, infrastruktur pengisian daya, hingga pengelolaan dan operasional armada dapat diintegrasikan dalam satu layanan.

Sederhananya, e-MaaS hadir sebagai enabler untuk mempercepat transisi armada konvensional menuju kendaraan listrik dengan mengurangi kebutuhan investasi awal yang besar, yang selama ini menjadi salah satu tantangan bagi calon pengguna.

Melalui skema ini, operator dapat mengakses kendaraan listrik beserta ekosistem pendukungnya tanpa harus menanggung kebutuhan Capital Expenditure (CAPEX) yang besar di awal, melainkan melalui skema biaya Operational Expenditure (OPEX). Pendekatan ini diharapkan dapat menurunkan hambatan adopsi dan memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk melakukan transisi armada menuju kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Kendaraan Listrik menuju Solusi Mobilitas Terintegrasi

Bagi VKTR, pengembangan e-MaaS merupakan bagian dari strategi untuk memperluas peran VKTR dalam ekosistem transportasi listrik. VKTR tidak hanya berfokus pada perakitan kendaraan listrik komersial, tetapi juga terus mengembangkan solusi mobilitas yang mengintegrasikan kendaraan, teknologi, infrastruktur, dan layanan operasional yang responsif terhadap kebutuhan pengguna maupun operator transportasi.

Halaman Selanjutnya

“Kami mengapresiasi kepercayaan dan dukungan yang bukan sekadar bentuk kerja sama, tetapi juga merupakan sebuah amanah untuk membawa perjalanan VKTR ke tahap berikutnya, mewujudkan aspirasi yang lebih besar dan bersama-sama membangun masa depan mobilitas Indonesia yang semakin maju, berkelanjutan, mandiri, dan menjadi momentum penting dibukanya babak baru dalam upaya membangun solusi mobilitas listrik di Indonesia. Kami melihat adanya peluang yang jauh lebih besar ketika berbagai kekuatan dapat disatukan dan diarahkan pada tujuan yang sama,” ujar Direktur Utama VKTR, A. Ardiansyah Bakrie.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |