10 Perusahaan Motor Listrik Diklaim Penuhi TKDN, Indonesia Tak Mau Jadi Pasar Saja

1 week ago 8

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah mulai memperkuat fondasi industri motor listrik nasional dengan melibatkan lebih banyak perusahaan dalam negeri. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkap ada sekitar 10 perusahaan nasional yang sudah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Hal tersebut disampaikan Rosan saat peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rosan, keberadaan perusahaan-perusahaan yang telah memenuhi kriteria TKDN menjadi salah satu modal untuk membangun industri motor listrik yang lebih mandiri. Pemerintah tidak ingin pengembangan kendaraan listrik hanya berhenti pada produk, tetapi juga membangun kemampuan industri di dalam negeri.

“Kurang lebih ada 10 perusahaan nasional yang sudah memenuhi kriteria pemenuhan TKDN-nya oleh Kementerian Perindustrian,” ujar Rosan.

Selanjutnya, perusahaan-perusahaan tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem Molinas. Pemerintah juga ingin produk yang dihasilkan memiliki standar yang lebih tinggi sehingga tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.

Rosan mengatakan pengembangan Molinas akan dilakukan melalui kerja sama dengan LEN dan tim yang dipimpin CTO Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa. Salah satu fokusnya adalah membangun standardisasi yang dapat digunakan secara internasional.

Targetnya cukup besar. Motor listrik nasional diharapkan tidak hanya menjadi pemain di pasar domestik, tetapi bisa berkembang menjadi produk yang mampu bersaing di kawasan regional hingga dunia.

Dorongan terhadap industri lokal juga berkaitan dengan besarnya pasar sepeda motor Indonesia. Rosan menyebut saat ini terdapat sekitar 140 juta sepeda motor yang telah digunakan masyarakat. Setiap tahun, penjualan motor baru berada di kisaran 6-7 juta unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, motor listrik masih memiliki porsi yang sangat kecil. Penjualan motor listrik disebut baru sekitar 60-70 ribu unit per tahun atau sekitar 1 persen dari total pembelian sepeda motor.

Kondisi tersebut membuat pemerintah melihat peluang pertumbuhan yang masih sangat besar. Penguatan industri dalam negeri melalui TKDN diharapkan dapat menjadi salah satu cara agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk motor listrik dari negara lain.

Halaman Selanjutnya

Selain sisi manufaktur, pemerintah juga ingin memperkuat rantai pasok komponen. Salah satu yang menjadi perhatian adalah baterai. Rosan mengatakan Molinas akan didorong menggunakan baterai berbasis nikel.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |