11 Gunung Api di Indonesia Erupsi Tahun Ini, Semeru hingga Anak Krakatau Berstatus Siaga

1 day ago 4

Rabu, 9 September 2026 - 05:00 WIB

Jakarta, VIVA – Aktivitas gunung api di Indonesia masih perlu diwaspadai. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada 11 gunung api aktif yang mengalami erupsi sepanjang 2026.

Dari jumlah tersebut, lima gunung api kini berada pada status Siaga atau Level III. Sementara enam gunung lainnya berstatus Waspada atau Level II.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Data Badan Geologi selama tahun 2026 tercatat sebelas gunung api aktif mengalami erupsi,” demikian dikutip dari akun Instagram resmi Badan Geologi, Rabu, 9 September 2026.

Salah satu gunung yang masih berstatus Siaga adalah Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan data terkini, gunung api tersebut kembali mengalami erupsi sebanyak enam kali pada 8 September.

Erupsi Anak Krakatau disebut memiliki pola letusan ringan yang terjadi secara berkala. Meski demikian, potensi hujan abu vulkanik masih harus diwaspadai.

”Dengan arah sebaran yang dapat berubah mengikuti kondisi angin,” kutip akun tersebut lagi.

Selain Anak Krakatau, Gunung Sinabung dan Gunung Semeru juga tercatat berada pada status Siaga.

Secara keseluruhan, lima gunung api yang berstatus Siaga atau Level III yakni Gunung Anak Krakatau dengan 243 kali erupsi, Gunung Lewotobi Laki-Laki sebanyak 790 kali erupsi, Gunung Semeru sebanyak 20.326 kali erupsi, Gunung Merapi yang mengeluarkan awan panas sebanyak 115 kali, serta Gunung Sinabung yang mengalami dua kali erupsi.

Sementara enam gunung api berstatus Waspada atau Level II terdiri atas Gunung Ili Lewotolok dengan 24.442 kali erupsi, Gunung Ibu sebanyak 25.556 kali, Gunung Dukono 8.216 kali, Gunung Marapi 51 kali, Gunung Dempo tiga kali, dan Gunung Karangetang satu kali.

Badan Geologi mengingatkan status yang sama tidak berarti aktivitas maupun karakteristik setiap gunung api identik. Aktivitas sebuah gunung api juga tidak secara otomatis berkaitan dengan aktivitas gunung api lainnya.

Karena itu, masyarakat diminta tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan Geologi memastikan pemantauan dan langkah mitigasi terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi.

”Mitigasi dan monitoring terus diupayakan oleh Badan Geologi secara berkelanjutan untuk mengurangi potensi bahaya dari erupsi gunungapi di Indonesia,” kutip akun Instagram Badan Geologi.

Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman

Anggota DPR Ungkap Dampak Erupsi Gunung Api Terhadap Pariwisata Nasional

Gandung mengingatkan pemerintah agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi erupsi gunung berapi yang berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata.

img_title

VIVA.co.id

8 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |