Jakarta, VIVA - Upaya penyelundupan 28 ton timah dengan tujuan Malaysia dari Desa Gantung, Kecamatan, Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, berhasil digagalkan.
Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri yang menggagalkan penyelundupan itu. Mereka melakukan penggerebekan pada sebuah gudang penyimpanan, Kamis, 13 Agustus 2026, dini hari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tim melakukan penegakan hukum terhadap aktivitas penyimpanan pasir timah ilegal yang diduga akan diselundupkan ke Malaysia,” ucap Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Irhamni, Jumat, 14 Agustus 2026.
Dari penggerebekan, petugas menyita 28 ton pasir timah yang diduga berasal dari aktivitas pertambangan ilegal. Sekitar 28 ton timah itu, terdiri dari 568 karung, dengan 97 karung di antaranya diduga sudah dibayar dan siap diselundupkan.
Dari pengungkapan, penyidik mengamankan dua orang tersangka, yaitu RR dan DW. Tersangka RR diduga berperan sebagai perantara untuk mencari pasir timah di Belitung Timur, sedangkan DW berperan sebagai sopir pengiriman timah.
Ia mengatakan kepolisian saat ini tengah mendalami pihak-pihak lain yang terlibat dalam rantai pertambangan dan penyelundupan timah ilegal di Belitung Timur.
"Sementara itu barang bukti diamankan di Markas Polres Belitung Timur," ujarnya.
Sebelumnya, Dittipidter Bareskrim Polri mengasistensi penanganan kasus dugaan pertambangan ilegal dan penyelundupan pasir timah sebesar 50 ton di kawasan Air Merbau, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.
Hasil penambangan timah ilegal tersebut diduga juga akan diselundupkan ke Malaysia.
Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto menyebut profit PT Timah (Tbk) naik hingga sembilan kali lipat, setelah pemerintah menutup sekitar 1.000 titik tambang ilegal di Bangka Belitung pada akhir tahun 2025.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia menjelaskan, hal itu membuat PT Timah berhasil meraup keuntungan hingga sebesar Rp 2,7 triliun dalam 6 bulan di tahun 2026 ini.
“Dalam 6 bulan tahun 2026 ini PT Timah telah mencapai keuntungan Rp 2,7 triliun, sembilan kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saudara-saudara, artinya naik 900 persen,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD RI, di Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Ant)
Tutup 1.000 Tambang Ilegal di Babel, Prabowo: Profit PT Timah Naik 9 Kali Lipat
Prabowo menyebut profit PT Timah (Tbk) naik sembilan kali lipat, setelah pemerintah menutup sekitar 1.000 titik tambang ilegal di Bangka Belitung pada akhir tahun 2025.
VIVA.co.id
14 Agustus 2026

1 week ago
5
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

