Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta buka suara soal kasus penembakan oleh KKB terhadap tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Distrik Muliama, Papua Pegunungan.
Sukamta meminta aparat mengusut tuntas pelaku dan jaringan di balik penembakan tersebut. Dia juga ingin kejadian serupa tidak terulang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jangan berhenti pada siapa yang menarik pelatuk. Ungkap siapa yang merencanakan, memasok senjata, dan memberikan dukungan terhadap aksi kekerasan ini," ucap Sukamta kepada wartawan, Jumat, 11 September 2026.
Sukamta menilai meningkatnya serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Menurutnya, sasaran terhadap warga sipil dapat menjadi indikasi bahwa kelompok bersenjata semakin mengandalkan teror dan penciptaan ketakutan sebagai cara untuk mempertahankan pengaruhnya.
“Ketika masyarakat sipil semakin sering dijadikan sasaran, ini menunjukkan bahwa teror dan rasa takut menjadi salah satu cara yang digunakan KKB untuk menunjukkan eksistensinya. Negara tidak boleh membiarkan strategi teror seperti ini berhasil," tutur dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia lantas meminta pemerintah memperkuat deteksi dini, intelijen, pengamanan wilayah, dan perlindungan terhadap masyarakat sipil, khususnya mereka yang bekerja di sektor pelayanan publik seperti pertanian, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
“Semakin banyak sasaran sipil, semakin kuat pula kebutuhan untuk meningkatkan deteksi dini dan perlindungan masyarakat. Jangan menunggu korban berikutnya baru bertindak. Ini saat yang bagus bagi Pemerintah Pusat, Pemda dan Masyarakat bersama- sama untuk peningkatan keamanan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua tanpa keciuali," jelas Sukamta.
Viral Orang Tua Willi Mbuik Diduga Dihubungi Anggota KKB, Sempat Tanya Alasan Putrinya Ditembak
Viral di media sosial video momen diduga anggota Kelompok Krimininal Bersenjata (KKB) menghubungi keluarga Willi Mbuik, ASN yang tewas diduga ditembak KKB
VIVA.co.id
11 September 2026

2 days ago
5













