Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:17 WIB
Tokyo, VIVA – Tiga singa betina di Kebun Binatang Tama Tokyo di Jepang mati dalam sepekan terakhir yang diduga akibat cuaca panas ekstrem, menurut pihak kebun binatang pada Selasa 4 Agustus 2026.
"Pemeriksaan postmortem mengungkapkan ketiga hewan tersebut mengalami dehidrasi sistemik dan kegagalan beberapa organ. Kami meyakini cuaca panas juga berdampak pada kondisi mereka," menurut pernyataan kebun binatang tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejak pertengahan Juli, banyak singa di kebun binatang tersebut menunjukkan tanda-tanda lemas dan kehilangan nafsu makan.
Pada 22 Juli, 10 dari 16 singa memerlukan perawatan, yang beberapa di antaranya memburuk hingga kehilangan nafsu makan, sehingga tidak mampu berdiri dan pingsan.
Meskipun telah dilakukan tindakan pendinginan, pemberian terapi cairan, dan pengobatan; pihak kebun binatang tersebut menyatakan ada tiga singa akhirnya mati.
Singa itu ialah Mugi berusia tiga tahun mati pada 28 Juli, Ichigo berusia 11 tahun mati pada 31 Juli, dan Luena berusia 15 tahun mati pada 2 Agustus. Disebutkan pula ada tiga singa lain masih dalam kondisi kritis dan tidak mampu berdiri, sementara empat lainnya sudah membaik.
Sejak 23 Juli lalu, pihak kebun binatang menghentikan dan belum akan melanjutkan pertunjukan singa. Diketahui Kebun Binatang Tama saat ini memiliki 13 ekor singa. (Ant)
Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang
Media pemerintah melaporkan, jumlah korban tewas akibat gempa bumi kuat yang mengguncang Prefektur Kumamoto di barat daya Jepang pada pekan lalu, meningkat jadi 38 orang.
VIVA.co.id
2 Agustus 2026

3 weeks ago
9
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

