Adu Skill Atlet Tenis Meja Nasional, Gilang Maulana vs Fikri Faqih Fadilah Meriahkan SSC-Al Mujahidien Cup 2026

6 days ago 22

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:28 WIB

VIVA – Bukan sekadar ajang silaturahmi, SSC-Al Mujahidien Cup 2026 menghadirkan persaingan tenis meja yang semakin kompetitif. Memasuki edisi ketiga, turnamen yang digelar Sehat Selalu Club (SSC) Cluster Morganite, Perumahan Bekasi Timur Regency, ini mempertemukan puluhan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Jika dua edisi sebelumnya menggunakan format individu, SSC-Al Mujahidien Cup 2026 hadir dengan konsep berbeda. Tahun ini, panitia menerapkan sistem beregu yang membuat persaingan antartim semakin menarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap tim diperkuat lima pemain dengan komposisi pertandingan terdiri dari satu nomor tunggal dan dua nomor ganda. Format tersebut membuat kekuatan tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga strategi dan kekompakan saat turun di nomor ganda.

Ketua Panitia SSC-Al Mujahidien Cup 2026, Taufik, mengatakan perubahan format menjadi salah satu inovasi utama pada penyelenggaraan tahun ini.

"Yang membedakan tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, kami mempertandingkan peserta dengan sistem grup. Masing-masing grup terdiri dari lima orang untuk dua ganda dan satu single," ujar Taufik.

Perubahan format tersebut turut mendongkrak antusiasme peserta. Sebanyak 60 DKM se-Bekasi Raya ambil bagian dalam turnamen ini dengan total sekitar 360 pemain.

Jumlah tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya gairah kompetisi tenis meja di kalangan komunitas DKM di wilayah Bekasi Raya.

"Alhamdulillah, jumlah peserta tahun ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Pesertanya mencapai 360 orang yang berasal dari 60 DKM se-Bekasi Raya," kata Taufik.

Persaingan di meja pertandingan juga diimbangi perhatian terhadap kondisi fisik para pemain. Panitia bekerja sama dengan Rumah Sakit Nusantara untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum pertandingan.

Pengecekan meliputi tekanan darah dan pemeriksaan umum. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi yang cukup prima sebelum bertanding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tenis meja identik dengan permainan cepat di area yang relatif kecil, olahraga ini tetap menuntut refleks, konsentrasi, pergerakan, serta kondisi fisik yang baik.

"Kami bekerja sama dengan rumah sakit. Sebelum pertandingan dimulai, kami mengecek kesehatan setiap peserta, terutama tensi darah dan pemeriksaan lainnya. Kami ingin memastikan kondisi peserta agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Taufik.

Halaman Selanjutnya

Persaingan SSC-Al Mujahidien Cup 2026 juga semakin semarak dengan kehadiran atlet tenis meja nasional.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |