Alarm Bahaya untuk John Herdman! 3 Tantangan Berat Menghantam Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

6 days ago 1

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:04 WIB

VIVA – Timnas Indonesia akan kembali menghadapi persaingan di level internasional dalam waktu dekat. Skuad asuhan John Herdman bakal tampil di Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026, turnamen edisi perdana yang akan digelar di Indonesia.

Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia mendapat keuntungan besar karena sebagian pertandingan bakal dimainkan di hadapan suporter sendiri. Dua stadion telah disiapkan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026. Namun, status tuan rumah bukan berarti perjalanan Timnas Indonesia akan berjalan mudah.

Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi John Herdman dan anak asuhnya. Terlebih, skuad Garuda datang dengan tekanan setelah gagal memenuhi ekspektasi pada Piala AFF 2026.

Berikut tiga tantangan yang menanti Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

1. Tekanan untuk John Herdman Makin Besar

John Herdman sempat mendapatkan sambutan positif ketika ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Hasil yang diraih skuad Garuda pada FIFA Series Maret 2026 dan FIFA Matchday Juni 2026 juga cukup menjanjikan.

Namun, situasi berubah setelah Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2026. Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Vietnam dan Singapura dalam persaingan Grup A. Indonesia hanya mampu mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan.

Hasil tersebut membuat tekanan terhadap Herdman meningkat. Kini, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi pelatih asal Kanada itu untuk menjawab keraguan publik. 

Sebagai tuan rumah sekaligus salah satu tim yang diunggulkan, Indonesia dituntut tampil jauh lebih baik. Kegagalan kembali di turnamen ini tentu berpotensi membuat tekanan terhadap Herdman semakin besar.

2. Lagi-lagi Bermain di Kandang

Status Indonesia sebagai tuan rumah memang memberikan keuntungan. Namun, di sisi lain, kondisi tersebut juga menyimpan tantangan tersendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia kembali akan lebih sering bermain di hadapan pendukung sendiri. Pengalaman bertanding di kandang lawan menjadi sesuatu yang sulit didapat karena Indonesia menjadi salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.

Skuad Garuda berpotensi kembali tampil di SUGBK yang selama ini menjadi salah satu markas utama Timnas Indonesia. Dukungan puluhan ribu suporter tentu bisa menjadi energi tambahan. Namun, tekanan dari publik juga tidak kalah besar. Setiap hasil dan penampilan pemain akan menjadi sorotan.

Halaman Selanjutnya

Jika Indonesia mampu menang, atmosfer stadion bisa menjadi senjata. Sebaliknya, jika hasil mengecewakan, tekanan dari suporter justru bisa menjadi beban tambahan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |