VIVA – Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, membawa kepercayaan diri tinggi menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Bukan hanya karena prestasi yang baru mereka raih, tetapi juga perubahan pola latihan sejak ditangani Nova Widianto.
Amri/Nita menjadi salah satu pasangan yang dipercaya Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) untuk memperkuat Indonesia di Asian Games 2026. Bagi keduanya, ajang tersebut akan menjadi pengalaman pertama tampil di pesta olahraga terbesar di Asia. Namun, status debut tidak membuat Amri/Nita datang tanpa bekal. Mereka membawa pengalaman penting setelah berhasil merebut medali perunggu pada Kejuaraan Dunia BWF 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil tersebut menjadi suntikan keyakinan bagi Amri/Nita bahwa mereka mampu bersaing dengan pasangan-pasangan terbaik Asia. Terlebih, persiapan mereka kini mendapat sentuhan Nova Widianto yang memiliki pengalaman panjang di sektor ganda campuran.
Nita mengakui terdapat perubahan cukup terasa sejak Nova menangani program latihan mereka. Salah satu yang menjadi perhatian adalah peningkatan kecepatan sekaligus detail permainan ketika berada di lapangan.
"Program latihan dari coach Nova ini banyak detail dan menuntut kami untuk naikkan kecepatan," kata Nita dikutip Antara.
Menurut Nita, latihan tersebut membuat dirinya dan Amri semakin memahami peran masing-masing. Bukan hanya soal pukulan, tetapi juga bagaimana seorang pemain harus merespons gerakan pasangannya dalam sebuah reli.
Ia mencontohkan situasi ketika Amri melakukan pukulan tertentu. Nita kini dituntut lebih cepat membaca kemungkinan bola berikutnya sekaligus menentukan posisi yang tepat untuk menutup area permainan.
"Ketika Amri habis memukul, aku harus ke mana dan bagaimana menjaga. Jadi sekarang kekompakan kami lebih kuat," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perubahan tersebut menjadi modal penting bagi Amri/Nita. Di level Asian Games, mereka akan berhadapan dengan pasangan-pasangan kuat yang memiliki pengalaman lebih banyak di turnamen internasional.
Meski demikian, keduanya tidak ingin terbebani dengan status sebagai pasangan debutan. Medali perunggu dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 justru membuat Amri/Nita semakin percaya bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melangkah lebih jauh.
Halaman Selanjutnya
Nita menyebut pencapaian tersebut membuat mereka sadar bahwa persaingan di level tertinggi bukan sesuatu yang mustahil untuk dihadapi.

3 days ago
10













