Purwakarta, VIVA – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cipali KM 78/B, Kampung Tanjung Garut, Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa, 4 Agustus 2026, sekitar pukul 14.20 WIB.
Insiden itu mengakibatkan seorang anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Ahmad Andi Wibowo, meninggal dunia. Berdasarkan laporan Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta, kecelakaan melibatkan sebuah minibus Ford Everest bernomor polisi B 1150 WYV dengan Mitsubishi light truck bernomor polisi T 8078 ZG.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Korban meninggal merupakan penumpang Ford Everest, Ahmad Andi Wibowo (41). Sementara pengemudi minibus, Ade Maulana (22), mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RS Abdul Radjak, Purwakarta. Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp50 juta.
"Hasil penyelidikan sementara menyebutkan, Ford Everest yang dikemudikan Ade Maulana melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat melintas di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang Mitsubishi light truck yang berada di depannya dan melaju searah," tutur Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta, Ajun Komisaris Polisi Enggar Jati Nugroho, Selasa, 4 Agustus 2026.
Akibat benturan keras tersebut, kedua korban di dalam minibus mengalami luka. Ahmad Andi Wibowo kemudian dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Polisi juga mengungkap bahwa pengemudi Ford Everest memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan membawa STNK. Sementara itu, sopir Mitsubishi light truck, Ade Tarsa (46), diketahui tidak memiliki SIM meski membawa STNK kendaraan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kecelakaan dipicu faktor manusia. Penyidik menyimpulkan pengemudi Ford Everest diduga kurang berkonsentrasi dan kurang mengantisipasi kendaraan yang berada di depannya hingga akhirnya menabrak bagian belakang truk.
Saat kejadian, kondisi jalan dilaporkan dalam keadaan lurus, datar, beraspal kering, cuaca cerah, arus lalu lintas lancar, serta dilengkapi marka dan rambu lalu lintas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polres Purwakarta langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan para saksi.
"Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta masih melanjutkan penyidikan dengan melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa para saksi, serta menggelar perkara awal untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut," katanya lagi.
Anggota DPR Dorong Permenhub SPB Direvisi Imbas Rentetan Kecelakaan Kapal di Indonesia
Hamka menilai kecelakaan kapal yang terjadi tidak cukup disikapi hanya dengan investigasi terhadap penyebab insiden, tetapi harus diikuti pembenahan regulasi.
VIVA.co.id
4 Agustus 2026

6 hours ago
1














