Apakah Sah Berpuasa saat Hari Maulid Nabi? Begini Penjelasan Hukumnya

4 days ago 14

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:03 WIB

VIVA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum yang digunakan umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Selain memperbanyak sholawat dan mengingat kembali keteladanan Nabi, sebagian umat Muslim juga memilih menjalankan ibadah sunnah. Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah mengenai hukum puasa saat Maulid Nabi.

Pada 2026, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia jatuh pada 25 Agustus 2026 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional. Momentum tersebut membuat pembahasan mengenai amalan yang dapat dilakukan pada hari Maulid Nabi kembali menjadi perhatian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenal Maulid Nabi Muhammad SAW

Mengutip laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Maulid Nabi merupakan momentum untuk mengingat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW diketahui lahir pada hari Senin, bulan Rabiul Awwal, sekitar tahun 571 Masehi.

Hari Senin memiliki keistimewaan tersendiri dalam sejarah kehidupan Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW menjelaskan alasan beliau berpuasa pada hari tersebut.

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ, وَبُعِثْتُ فِيهِ, أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

“Itu (puasa Senin) hari aku dilahirkan, aku diutus, atau hari wahyu diturunkan kepadaku,” (HR Muslim).

Hadis tersebut menjadi salah satu landasan mengenai keutamaan puasa pada hari Senin. Karena itu, apabila tanggal Maulid Nabi bertepatan dengan hari Senin, umat Islam dapat menjalankan puasa sunnah Senin dengan niat ibadah kepada Allah SWT.

Apakah Boleh Puasa saat Maulid Nabi?

Pada dasarnya, tidak terdapat dalil sahih yang melarang umat Islam menjalankan puasa sunnah pada momentum tersebut.

Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah tidak adanya dalil sahih yang secara khusus menetapkan puasa Maulid Nabi sebagai jenis puasa sunnah tersendiri. Dengan demikian, seseorang dapat berpuasa apabila memiliki dasar puasa sunnah yang memang dianjurkan dalam syariat.

Misalnya, jika Maulid Nabi bertepatan dengan Senin atau Kamis, umat Muslim dapat menjalankan puasa Senin-Kamis. Begitu pula dengan puasa sunnah lainnya yang memiliki dasar dalam ajaran Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak Ada Puasa Sunnah Khusus Maulid Nabi

Penjelasan serupa disampaikan konten kreator sekaligus penceramah yang dikenal dengan sapaan Ustaz Abi melalui akun @abi_ngaji90. Menurutnya, puasa pada bulan Maulid Nabi tetap diperbolehkan selama dilakukan sebagai puasa sunnah yang memang memiliki dasar dalam ajaran Islam.

Halaman Selanjutnya

"Ketika kita mencari dalil yang shahih, dari nabi secara langsung nabi tidak pernah menganjurkan untuk melaksanakan puasa di bulan maulid nabi secara khusus ya. Secara khusus puasa sunnah di bulan maulid nabi itu tidak ada dalil sahihnya, tapi untuk mrnjalankan puasa itu bagus karena termasuk amal ibadah yang bisa mnedekatkan diri dengan allah swt," katanya, dikutip Sabtu 22 Agustus 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |