Sabtu, 12 September 2026 - 16:16 WIB
VIVA –Pemerintah Arab Saudi menutup sementara jalur pipa East-West menyusul serangan drone yang diluncurkan dari Irak pada Kamis lalu. Padahal, jalur tersebut menjadi salah satu rute ekspor minyak yang digunakan untuk menghindari Selat Hormuz yang saat ini ditutup.
Pipa East-West menghubungkan Abqaiq, yang berada di dekat Teluk, dengan Pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Jalur tersebut ditutup setelah serangan drone dari Irak menyebabkan sejumlah orang terluka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan terhadap jaringan pipa East-West di wilayah Riyadh dan Madinah oleh sejumlah drone yang datang dari Irak, yang menyebabkan korban luka dan kerusakan," demikian keterangan resmi mereka dikutip dari laman The Guardian, Sabtu 12 September 2026.
Seorang pejabat Kementerian Energi Arab Saudi sebelumnya mengatakan kepada kantor berita SPA bahwa jaringan pipa tersebut dihentikan sementara sebagai langkah pencegahan.
"Jaringan pipa dihentikan sebagai tindakan pencegahan dan serangan tersebut menyebabkan sejumlah orang terluka," kata pejabat tersebut.
Citra satelit dari Copernicus Sentinel Data yang diambil pada Kamis memperlihatkan kepulan asap hitam membubung di dekat Madinah. Lokasi tersebut berada di sekitar jalur umum jaringan pipa East-West yang membawa minyak Arab Saudi menuju pesisir Laut Merah.
Kabar tersebut muncul ketika pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman dilaporkan telah menguasai Pulau Perim yang strategis di Selat Bab al-Mandab. Penguasaan tersebut memperluas kendali mereka atas jalur perairan sempit yang menjadi salah satu rute pelayaran penting dunia.
Kantor Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi mengonfirmasi bahwa serangan tersebut berasal dari wilayah Irak. Pemerintah Irak juga mengatakan melalui X bahwa komandan yang bertanggung jawab atas Provinsi Maysan di bagian selatan telah diberhentikan dari jabatannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemerintah Irak mengatakan pihaknya mengecam serangan yang menargetkan masyarakat Kerajaan Arab Saudi yang berasal dari lokasi di dalam wilayah provinsi tersebut.
Riyadh mengatakan bahwa atas permintaan Perdana Menteri Irak, pihaknya memilih untuk tidak memberikan respons pada tahap ini dan mendukung upaya pemerintah Irak untuk mencegah serangan yang diluncurkan dari Irak terhadap Kerajaan Arab Saudi dan negara-negara tetangga.
Halaman Selanjutnya
Sebelumnya, Riyadh menuduh kelompok milisi Irak yang didukung Iran menargetkan infrastruktur minyaknya. Namun, Arab Saudi menegaskan bahwa kerajaan tersebut memiliki hak untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan, keamanan, fasilitas, dan rakyatnya.

1 day ago
5













