Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:44 WIB
Washington, VIVA – Amerika Serikat (AS) berencana menutup kantor konsulatnya di Medan, Indonesia, bersamaan dengan misi diplomatiknya di empat negara lain.
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS pun dilaporkan telah menyampaikan hal itu kepada Kongres AS terkait rencana penutupan lima misi diplomatik di luar negeri, termasuk di Indonesia dan Jepang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seperti dilaporkan Reuters, Senin, lima lokasi yang akan ditutup tersebut ialah Kedutaan Besar AS di Grenada serta konsulat AS di Winnipeg (Kanada), Medan (Indonesia), Nagoya (Jepang), dan Douala (Kamerun).
Langkah penutupan sejumlah misi diplomatik itu sebagai bagian dari upaya yang lebih luas oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk menyelaraskan birokrasi dengan kebijakan "America First" usungan Trump.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan kepada Kyodo News bahwa saat ini pihaknya belum bisa memberikan informasi apa pun terkait hal itu.
"Fokus kami adalah untuk memastikan posisi diplomatik kami efisien, efektif, dan membawa hasil bagi rakyat Amerika," kata juru bicara tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di periode keduanya sebagai presiden AS, Trump berupaya mengurangi jumlah lembaga pemerintah federal untuk menekan pengeluaran. Terlebih lagi, sebuah laporan menyebut telah terjadi pemangkasan jumlah pegawai di Deplu AS.
Langkah tersebut mendapat kritik dari Partai Demokrat dan pihak-pihak lain karena pengurangan misi diplomatik AS berpotensi memperlemah pengaruh dan "soft power" AS di tingkat global. (Ant)
Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan Washington tidak akan membiarkan Iran menarik biaya terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.
VIVA.co.id
4 Agustus 2026

1 day ago
2


















