Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:06 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menyatakan negaranya berpeluang mencapai kesepakatan dengan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat. Menurutnya, kesepakatan tersebut dapat tercapai paling cepat pada Rabu (5/8/2026) dan berpotensi menstabilkan harga energi global.
Pernyataan itu disampaikan Bessent di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran yang sebelumnya memicu gangguan pelayaran di jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami sedang bernegosiasi dengan Iran, dan saya pikir ada kemungkinan kami dapat mencapai kesepakatan hari ini atau besok untuk membuka selat dan bergerak menuju posisi yang lebih normal dalam konflik ini," kata Bessent dalam wawancara dengan CNBC, Selasa (4/8/2026).
AS Sebut Selat Hormuz Akan Kembali Terbuka
Bessent juga menyinggung kemungkinan pengaturan lalu lintas kapal di Selat Hormuz apabila kesepakatan tercapai.
Saat ditanya apakah Iran nantinya dapat mengenakan biaya tol bagi kapal yang melintas, ia menegaskan pembahasan yang dilakukan lebih mengarah pada jaminan kebebasan navigasi.
"Saya pikir itu akan menjadi kebebasan bergerak," ujarnya.
Menurut Bessent, pembukaan kembali jalur pelayaran tersebut akan menjadi langkah penting untuk mengembalikan kondisi perdagangan energi ke situasi yang lebih normal setelah beberapa hari terakhir diwarnai ketidakpastian.
Harga Energi Diperkirakan Kembali Stabil
Menteri Keuangan AS itu optimistis tercapainya kesepakatan akan memberikan dampak positif terhadap pasar energi dunia.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat ratusan kapal yang masih menunggu kesempatan untuk kembali melintasi Selat Hormuz.
"Meskipun situasinya masih agak genting dalam beberapa hari terakhir, kami telah melihat cukup banyak kapal yang berlayar bahkan sekarang," kata Bessent.
Ia meyakini arus pelayaran yang kembali normal akan membantu menstabilkan pasokan energi global.
"Jadi, saya memperkirakan harga energi akan kembali stabil, yang, seperti yang saya katakan, akan baik untuk seluruh dunia," tambahnya.
Trump Sebut Selat Hormuz Bisa Dibuka Kembali
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pernyataan Bessent muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa Selat Hormuz dapat kembali dibuka dalam waktu singkat.
Trump sebelumnya memutuskan membatalkan rencana serangan militer baru terhadap Iran untuk memberikan ruang bagi penyelesaian melalui jalur diplomasi.
Halaman Selanjutnya
Ia menegaskan keputusan tersebut diambil setelah menerima permintaan dari sejumlah sekutu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

6 hours ago
1














