Banyak Orang Kredit Mobil di Tengah Lesunya Pasar Otomotif

4 days ago 2

Kamis, 10 September 2026 - 11:12 WIB

Jakarta, VIVA – Pasar otomotif Indonesia masih menghadapi tekanan, tetapi kondisi tersebut ternyata tidak sepenuhnya membuat minat masyarakat terhadap pembelian kendaraan melalui pembiayaan ikut melemah. Salah satu indikasinya terlihat dari pertumbuhan pembiayaan otomotif Danamon yang mencapai lebih dari 40 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Perusahaan menyebut bahwa pembiayaan otomotif tumbuh sekitar 44 persen di tengah kondisi pasar otomotif Indonesia yang mengalami kontraksi sekitar 10-12 persen pada 2025. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap kendaraan tetap ada meski konsumen menghadapi situasi pasar yang lebih menantang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini menarik karena pembelian mobil baru di Indonesia sangat berkaitan dengan skema pembiayaan. Ketika harga kendaraan cukup besar bagi sebagian konsumen untuk dibayar secara tunai, fasilitas kredit menjadi salah satu pilihan untuk tetap memiliki mobil dengan pembayaran yang dilakukan secara bertahap.

Namun, pertumbuhan pembiayaan tersebut tidak bisa langsung diartikan bahwa seluruh masyarakat sedang ramai-ramai membeli mobil secara kredit. Data yang disampaikan Danamon merupakan kinerja pembiayaan perusahaan, sehingga lebih tepat dilihat sebagai indikasi adanya permintaan dari segmen konsumen yang masih memiliki kemampuan dan kebutuhan untuk membeli kendaraan.

Danamon menyebut salah satu strategi yang diterapkan adalah fokus pada nasabah segmen emerging affluent dan affluent. Pendekatan tersebut dilakukan bersamaan dengan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, sehingga pertumbuhan bisnis tetap diimbangi dengan upaya menjaga kualitas portofolio.

Selain kemampuan finansial konsumen, kemudahan proses juga menjadi faktor yang ikut berubah dalam pembelian kendaraan. Danamon menyediakan layanan digital melalui D-Bank PRO yang memungkinkan calon nasabah melihat katalog kendaraan, melakukan simulasi pembiayaan, hingga mengajukan pembiayaan dalam satu alur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa proses mendapatkan kendaraan kini tidak hanya bergantung pada aktivitas di dealer atau pameran otomotif. Konsumen semakin memiliki pilihan untuk mencari kendaraan dan menghitung kemampuan pembiayaan melalui kanal digital sebelum mengambil keputusan.

Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, mengatakan pembiayaan otomotif juga menjadi salah satu sarana untuk memperluas hubungan dengan nasabah dalam jangka panjang. Menurut dia, sinergi antara MUFG, Danamon, dan Adira Finance memungkinkan perusahaan menghadirkan pengalaman pembiayaan yang lebih terintegrasi.

Halaman Selanjutnya

“Melalui sinergi MUFG, Danamon dan Adira Finance, kami tidak hanya membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan kepemilikan kendaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi melalui beragam solusi keuangan yang holistik,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Rabu 9 September 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |