Jakarta, VIVA – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memastikan pendanaan pemerintah masih mencukupi untuk menangani dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memengaruhi berbagai sektor di Indonesia.
Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Bappenas, Leonardo AA Teguh, mengatakan pemerintah saat ini memiliki kapasitas pendanaan yang memadai. Namun, penggunaan anggaran harus dipastikan tepat sasaran agar mampu menjawab kebutuhan paling mendesak akibat dampak El Nino.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pendanaan pemerintah sementara ini masih memadai, tinggal memang bagaimana kita bisa memastikan nanti rencana penggunaannya ini akan tepat, sesuai dengan kebutuhan yang mendesak untuk penanganan El Nino. Ini sudah dirapatkan di ratas (rapat terbatas)," ujar Leonardo usai menghadiri Dialog Nasional "Memperkuat Respons Lintas Sektor Dalam Menghadapi Dampak El Nino Kuat" di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Bappenas Siapkan Beragam Skema Pendanaan
Selain mengandalkan anggaran pemerintah, Bappenas juga menyiapkan strategi untuk memperluas sumber pembiayaan dalam menghadapi dampak perubahan iklim, termasuk fenomena El Nino.
Leonardo menjelaskan, pemerintah akan mengoptimalkan berbagai instrumen pendanaan, baik dari dalam negeri maupun internasional, agar penanganan dampak El Nino dapat dilakukan secara lebih berkelanjutan.
Beberapa sumber pembiayaan yang disiapkan antara lain:
- Pendanaan domestik.
- Climate finance atau pembiayaan iklim.
- Pooling fund kebencanaan.
- Adaptation fund.
- Fund for Responding to Loss and Damage (FRLD).
- Berbagai instrumen pembiayaan inovatif lainnya.
Menurutnya, diversifikasi sumber pendanaan menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan Indonesia menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin kompleks.
El Nino Tidak Memiliki Skema Pendanaan Khusus
Leonardo menjelaskan, hingga saat ini tidak terdapat pembiayaan yang secara khusus dialokasikan untuk fenomena El Nino.
Hal tersebut karena El Nino merupakan fenomena alam yang bersifat siklikal atau terjadi secara berkala, sehingga pemerintah lebih menitikberatkan pembiayaan pada program adaptasi perubahan iklim secara menyeluruh.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia mengatakan, pendanaan iklim yang tersedia saat ini diarahkan untuk mendukung berbagai aksi adaptasi yang telah dirancang pemerintah melalui dokumen perencanaan nasional.
"Jadi lebih banyak pendanaan yang dikembangkan ke arah sana, ke arah hulu, ke arah untuk melaksanakan program-program yang sudah ditetapkan, dan apabila itu nanti berkontribusi kepada kemampuan untuk menangani El Nino, ini menjadi penting," kata Leonardo.
Halaman Selanjutnya
Fokus pada Program Adaptasi Perubahan Iklim

5 hours ago
3














