Baru 2 Bulan Jadi CPNS, Wili Mbuik Sempat Bagikan Momen Kelulusannya Sebelum Tewas Ditembak KKB

2 days ago 5

Sabtu, 12 September 2026 - 08:10 WIB

VIVA –Tragedi tewasnya Wili Mbuik, CPNS Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendapat perhatian masyarakat. Wili tewas setelah ditembak dalam serangan yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu, 9 September 2026.

Kepergian Wili terasa semakin pilu karena dirinya baru sekitar dua bulan menyandang status sebagai CPNS. Momen kelulusannya sebagai CPNS Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, juga sempat dibagikan melalui akun TikTok miliknya, @wilimbuik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang diunggah pada 4 Agustus 2026 itu, Wili mengungkapkan rasa syukurnya setelah perjuangan yang dilaluinya berbuah hasil. Ia juga menyampaikan pesan bahwa setiap perjuangan membutuhkan waktu, tetapi akan berujung pada hasil yang indah.

"Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Percayalah waktunya lama tapi hasilnya selalu indah," tulis dia dalam caption video tersebut.

Wili juga sempat membagikan tangkapan layar pengumuman dirinya bisa lolos dalam sejumlah tahapan seleksi CPNS mulai dari seleksi administrasi, seleksi SKD dan Seleksi SKB CPNS. Wili juga membagikan potret dirinya menggunakan kemeja putih dan rok hitam sambil memegang amplop coklat yang diduga berisikan SK penangkatan dirinya sebagai CPNS dengan latar belakang gedung Kantor Bupati Jayawijaya

"110 soal untuk 100 menit. 100 menit untuk seumur hidup," demikian keterangan video tersebut.

Keluarga Ungkap Perjuangan Wili Mbuik hingga Lolos CPNS

Paman Wili, Johanis Baba juga sempat menceritakan perjuangan keponakannya menjadi seorang CPNS. Dijelaskan Johanis, setelah menyelesaikan kuliah selama kurang lebih empat tahun, Wili pergi ke Papua untuk menyusul kakaknya yang bekerja sebagai guru dalam program Indonesia Pintar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berada di Papua, Wili kemudian mengikuti seleksi CPNS pada 2025. Ia dinyatakan lolos dan baru menerima surat keputusan (SK) pengangkatan pada Juli 2026 lalu.

"Jadi beliau ketika kuliah di sini kurang lebih empat tahun. Setelah menamatkan kuliah, almarhum mengikuti kakaknya ke Papua untuk membantu kakaknya, seorang guru program Indonesia Pintar. Sampai di sana dia mengikuti tes CPNS di sana sehingga dia dinyatakan lulus baru dapatkan SK bulan tujuh kemarin," kata Johanis, dikutip dari tayangan YouTube, Sabtu, 12 September 2026.

Halaman Selanjutnya

Paman Willi, Johanis Baba, mengatakan Willi juga baru menerima gaji setelah resmi menyandang status sebagai CPNS.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |