VIVA – Garudayaksa FC belum mampu meraih hasil positif dalam salah satu rangkaian persiapan menuju debutnya di Super League 2026-2027. Menghadapi Borneo FC dalam laga uji coba di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu 22 Agustus 2026, tim berjuluk Spirit of Garuda itu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.
Hasil tersebut tidak sepenuhnya membuat pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, kecewa. Pelatih asal Serbia itu justru melihat sejumlah perkembangan positif dari permainan timnya, terutama pada babak kedua ketika Garudayaksa FC mulai mampu menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan beberapa peluang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Garudayaksa FC memang masih berada dalam proses membangun kekuatan untuk menghadapi musim perdananya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tim tersebut menjalani pemusatan latihan intensif di Solo sebagai bagian dari persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dalam laga melawan Borneo FC, Garudayaksa FC juga belum tampil dengan kekuatan penuh. Mereka baru diperkuat tiga pemain asing, yakni Dominic Holec, Najeeb Yakubu, dan Ryo Matsumura.
Kondisi tersebut turut memengaruhi penampilan Garudayaksa FC, khususnya pada paruh pertama pertandingan. Joksic menilai anak asuhnya kesulitan tampil maksimal setelah menjalani perjalanan panjang sebelum pertandingan.
"Babak pertama kami tidak bermain bagus karena baru menjalani perjalanan panjang," kata Joksic dalam keterangan resmi Garudayaksa FC, Sabtu malam 22 Agustus 2026.
Situasi berubah setelah jeda. Garudayaksa FC tampil lebih agresif dan mulai mampu memberikan tekanan kepada Borneo FC. Beberapa peluang berhasil diciptakan, sementara penguasaan bola mereka juga dinilai jauh lebih baik dibandingkan babak pertama.
Perubahan permainan tersebut membuat Joksic merasa hasil akhir tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Meski Borneo FC mampu mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir, Garudayaksa FC sebenarnya memiliki sejumlah kesempatan untuk mencetak gol.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami telah berhasil menciptakan banyak peluang. Kami memiliki penguasaan yang baik," ujar Joksic.
Pelatih berusia asal Serbia itu pun secara terbuka mengaku tidak puas dengan skor akhir. Menurutnya, Garudayaksa FC layak mendapatkan hasil yang lebih baik jika melihat performa yang ditunjukkan sepanjang pertandingan, terutama setelah turun minum.
Halaman Selanjutnya
"Saya tidak senang dengan hasilnya karena kami pantas mendapatkan yang lebih dari permainan ini," tegasnya.

4 days ago
7
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

