Basarnas Kerahkan 40 Tenaga Medis Tambahan Dukung Layanan Kesehatan Bagi Korban Gempa NTT

1 week ago 19

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Jakarta, VIVA – Direktur Operasi Basarnas, Bramantyo memastikan, pihaknya masih terus melakukan penyisiran sambil memperkuat dukungan layanan kesehatan, di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengalami dampak gempa bumi cukup parah dan sulit dijangkau termasuk wilayah Lamba Leda.

Dia melaporkan, sebanyak 40 tenaga medis dari Kodam IX/Udayana bersama relawan, telah dikerahkan dari Kupang menuju Reo, Kabupaten Manggarai menggunakan pesawat Basarnas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Basarnas juga mengoperasikan helikopter untuk mendukung pelayanan kesehatan di Lamba Leda. Bramantyo menyampaikan, dalam dua penerbangan, tim tidak menggeser tenaga kesehatan.

"Tapi juga sekaligus mengevakuasi delapan warga menuju Labuan Bajo, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit," kata Bramantyo dalam telekonferensi pers, Selasa, 18 Agustus 2026.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo

Photo :

  • ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, aktivitas gempa susulan masih menunjukkan kondisi fluktuatif.

Pihaknya mencatat, hingga Selasa, 18 Agustus 2026, tercatat adanya 24 gempa susulan, dengan tujuh di antaranya dirasakan oleh masyarakat.

“Aktivitas gempa masih fluktuatif, dan pola peluruhan belum terlihat jelas. Diperkirakan kondisi ini akan mulai stabil dalam dua sampai tiga minggu ke depan,” kata Berton.

Dengan tidak adanya laporan korban yang masih dalam pencarian, operasi Basarnas pada tahap berikutnya diarahkan pada penyisiran wilayah terdampak, serta penguatan dukungan kemanusiaan terutama untuk layanan kesehatan.

Diketahui, sebelumnya Bramantyo juga telah melaporkan, sampai dengan hari ketiga kemarin, Senin, 17 Agustus 2026 pukul 23.30, tercatat bahwa total korban dalam bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai sebanyak 202 orang.

"Dimana tercatat bahwa korban meninggal dunia 70 orang, korban luka-luka 132 orang, kemudian korban luka berat 40 orang dan luka ringan 92 orang," kata Bramantyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun turut menyampaikan bela sungkawa atas korban-korban yang meninggal dunia tersebut.

"Kami turut menyampaikan bela sungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi yang dialami oleh saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur," ujarnya.

Basarnas evakuasi korban luka berat bencana gempa bumi NTT

Basarnas Percepat Evakuasi Tujuh Korban Luka Berat Gempa NTT Pakai Helikopter

Kepala Basarnas, M. Syafii melaporkan, pihaknya mempercepat evakuasi udara 7 korban luka berat akibat gempa bumi di NTT, untuk menuju RSUD Pratama Komodo di Labuan Bajo.

img_title

VIVA.co.id

18 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |