Jakarta, VIVA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi agen perlindungan sosial (Perlinsos), agar semakin banyak penerima manfaat dapat mendaftarkan diri sehingga bantuan pemerintah benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Saat mengumpulkan Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, beserta jajaran Pangdam, Kapolda, hingga seluruh Dandim dari ketiga wilayah tersebut, Luhut juga mengajak hal serupa kepada para aparatur kewilayahan dan aparatur sipil negara (ASN) untuk turut menjadi Agen Perlinsos.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Dalam pertemuan ini saya memberikan instruksi krusial: kita wajib memperluas jaringan Agen Perlinsos secara masif dengan melibatkan ASN, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas," kata Luhut dalam konferensi pers di kantornya, Kamis, 10 September 2026.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan
Photo :
- Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
"Mengapa mereka? Karena aparat dan aparatur inilah ujung tombak negara yang sehari-hari berinteraksi langsung, serta paling memahami kondisi warganya hingga tingkat tapak,” ujarnya.
Luhut menjelaskan, hingga saat ini, sebanyak 4,3 juta kepala keluarga (KK) di 258 kabupaten/kota yang menjadi pilot project Perlinsos, telah terdaftar sebagai peserta. Pemerintah pun menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 48 juta KK pada Desember mendatang.
Karena itu, pemerintah membutuhkan keberadaan Agen Perlinsos untuk mencapai target yang dimaksud. Bahkan khusus di Pulau Jawa saja, pemerintah membutuhkan sekitar 250 ribu agen.
Karenanya, lanjut Luhut, pemerintah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat, yang ingin berkontribusi membantu sesama melalui gerakan kemanusiaan ini. Pendaftaran sebagai Agen Perlinsos dapat dilakukan melalui portal resmi agent-perlinsos.kemensos.go.id.
Luhut menegaskan, para agen tersebut bukan pihak yang menentukan kelayakan penerima manfaat. Menurutnya, mereka akan berperan sebagai "loket pelayanan bergerak" yang membantu warga mendaftar Perlinsos kapan pun dan di mana pun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui sistem baru ini, warga juga dapat mendaftarkan diri maupun mengajukan sanggahan secara mandiri. Sistem tersebut diharapkan memangkas proses pengajuan bantuan, yang selama ini harus melewati sekitar tujuh tahapan berjenjang dan memakan waktu.
"Tugas mereka murni sebagai 'loket pelayanan bergerak' yang membantu warga untuk mendaftar kapan saja dan di mana saja. Keputusan akhir sepenuhnya berjalan melalui verifikasi sistem otomatis yang obyektif berdasarkan integrasi data nasional,” ujar Luhut.
Halaman Selanjutnya
Dia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat sebagai Agen Perlinsos, bertujuan membantu pendataan penerima manfaat agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang berhak, terutama mereka yang selama ini kesulitan mengakses layanan birokrasi.

3 days ago
6













