Boni Hargens Ungkap Peran Polri Sebagai Katalisator Keamanan: Bangun Relasi terhadap Masyarakat

2 days ago 11

Jumat, 11 September 2026 - 20:24 WIB

Jakarta, VIVA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri konsolidasi akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Analis politik dan hukum, Boni Hargens menilai hal itu sebagai sinyal kuat komitmen Polri terhadap pendekatan community policing dan paradigma Presisi sebagai katalisator keamanan di tengah dinamika hubungan industrial dan potensi aksi massa yang akan datang. 
 
Menurut Boni, kehadiran Kapolri bukan sekadar formalitas atau protokoler semata, melainkan merupakan sebuah determinasi yang jelas tentang komitmen Polri untuk benar-benar dekat dengan masyarakat sipil.

Langkah Kapolri ini sekaligus membuktikan keberhasilan kepemimpinan Listyo Sigit dalam mewujudkan konsep community policing yakni sebuah paradigma kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai mitra strategis, bukan semata objek pengamanan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Konsolidasi pengusaha, buruh, pemerintah, dan pemilik kawasan industri memang modal utama dalam menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dalam dunia industri," ujar Boni dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 11 September 2026.

Salah satu aspek terpenting yang disoroti Boni Hargens adalah relevansi kehadiran Kapolri di forum buruh ini dengan implementasi paradigma Presisi yang menjadi landasan filosofis reformasi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kehadiran Kapolri di konsolidasi FSPMI dipandang Boni sebagai bukti nyata bahwa paradigma Presisi bukan hanya slogan kelembagaan, tetapi benar-benar dihidupkan dalam praktik kepemimpinan dan interaksi langsung dengan elemen-elemen masyarakat sipil, termasuk kalangan pekerja dan serikat buruh.

Boni Hargens lebih jauh menilai bahwa kondisi positif yang tercermin dari kehadiran Kapolri di forum buruh ini merupakan gambaran nyata dari sinergitas yang sedang dibangun antara aparat keamanan dan masyarakat sipil di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bukan peristiwa yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari pola yang lebih besar dalam membangun relasi kelembagaan yang sehat antara Polri dan berbagai elemen masyarakat,” katanya.

Dalam konteks hubungan industrial, konflik antara buruh dan pengusaha kerap berpotensi menjadi titik api gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan menempatkan diri sebagai fasilitator dan mitra dialog, ulasnya, Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit memposisikan institusi ini sebagai bagian integral dari ekosistem hubungan industrial yang sehat.

Halaman Selanjutnya

Boni Hargens juga melihat momentum ini sebagai peluang strategis yang signifikan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menegaskan bahwa kemampuan Polri untuk hadir dan terlibat aktif dalam forum-forum sipil seperti konsolidasi buruh memberikan bekal penting bagi pemerintah dalam menghadapi potensi aksi-aksi protes massa yang dapat muncul sewaktu-waktu. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |