VIVA – Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia memilih tidak membebani tim renang Indonesia dengan target medali menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo, mengatakan pendekatan tersebut sengaja diterapkan agar para atlet dapat bertanding tanpa tekanan berlebihan. Menurutnya, peningkatan performa individu akan membuka peluang lebih besar untuk meraih hasil maksimal, termasuk medali.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kita enggak usah bicara target medali dulu. Target kita ke mereka, harus lebih baik dari waktu sebelumnya, yaitu memecahkan rekor nasional. Nah dengan itu, mudah-mudahan kita bisa mendapatkan medali. Jadi kita tidak membebani mereka," ujar Harlin di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.
PB Akuatik Indonesia telah menetapkan 14 perenang yang akan memperkuat Indonesia di Asian Games 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 atlet akan menjalani debut di ajang Asian Games, sementara empat lainnya sudah memiliki pengalaman tampil di level tersebut.
Harlin optimistis para atlet muda mampu memberikan kejutan meski harus bersaing dengan perenang-perenang terbaik Asia. Ia menilai faktor mental menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi kompetisi sekelas Asian Games.
"Yang penting itu ujung-ujungnya mental bertanding. Saya bilang ke mereka untuk fight dan jangan takut dengan lawan, walaupun lawan ini lebih berat dari SEA Games. Justru ini kesempatan mereka menunjukkan hasil latihan mereka," katanya.
Perenang Indonesia, Jason Donovan Yusuf
Ia juga berharap kejutan yang pernah ditunjukkan Jason Donovan Yusuf pada SEA Games 2025 dapat kembali terulang di Asian Games. Saat itu Jason sukses mengalahkan juara bertahan dan menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Harlin, peningkatan catatan waktu atlet akan berdampak langsung terhadap peluang finis di posisi lebih baik. Karena itu, ia meminta seluruh atlet fokus pada pencapaian pribadi sebelum memikirkan hasil akhir.
"Kita berharap dengan memperbaiki waktu terbaik mereka, nanti hasilnya mungkin ada kejutan. Peringkatnya bisa naik. Yang penting harus lebih baik dari waktu sebelumnya. Itu berarti rekor nasional, karena mereka ini rata-rata semua pemegang rekor nasional," ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Pada SEA Games 2025 di Bangkok, cabang renang Indonesia membukukan tiga medali emas, tiga medali perak, dan lima medali perunggu. Selain itu, para perenang Merah Putih juga berhasil memecahkan empat rekor nasional.

2 weeks ago
8
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

