Bung Towel Sebut Naturalisasi Bikin Kiper Timnas Indonesia Kehilangan Level Kompetitif, Singgung Nasib Nadeo dan Ernando

2 weeks ago 8

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:37 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola Tommy Welly atau Bung Towel menilai kehadiran pemain naturalisasi di posisi penjaga gawang berdampak terhadap menurunnya level kompetitif kiper lokal Timnas Indonesia

Pernyataan itu disampaikannya saat membahas performa Nadeo Argawinata di YouTube Bangku Cadangan Podcast usai Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Bung Towel, kekhawatiran tersebut sebenarnya sudah muncul sejak Maarten Paes dan Emil Audero bergabung dengan Timnas Indonesia. Ia menilai para kiper lokal yang sebelumnya bersaing memperebutkan posisi utama justru kehilangan kesempatan tampil di level internasional.

Kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata

Photo :

  • Instagram/nadeowinataa

"Ketika Maarten Paes dan Emil Audero datang, kiper kita jadi cadangan mati, jadi penghangat bangku cadangan. Ketika seorang pemain yang terbiasa kompetitif lalu tiba-tiba tidak bermain, yang saya khawatirkan adalah kehilangan level kompetitifnya," ujar Bung Towel.

Ia menegaskan penilaiannya bukan ditujukan kepada Maarten Paes maupun Emil Audero secara pribadi. Bung Towel menekankan kritiknya lebih mengarah pada proses pembinaan dan perkembangan pemain Indonesia.

Menurutnya, pertandingan internasional memiliki tingkat kesulitan berbeda dibanding kompetisi domestik sehingga pemain yang lama tidak tampil bersama tim nasional berpotensi kehilangan ritme bertanding.

Sebagai contoh, Bung Towel menyoroti penampilan Nadeo Argawinata yang kembali dipercaya menjadi starter setelah cukup lama tidak bermain di level internasional.

"Nadeo terakhir main November 2023. Setelah itu tidak pernah dipanggil lagi, kemudian kembali dipanggil dan sekarang langsung jadi inti. Menurut saya ada kekurangan pengalaman karena sudah terlalu lama tidak bermain di level itu," katanya.

Selain Nadeo, Bung Towel juga menyinggung perjalanan karier Ernando Ari. Ia menilai kiper Persebaya Surabaya tersebut telah melewati seluruh jenjang pembinaan hingga tim nasional senior, namun posisinya tergeser setelah hadirnya kiper naturalisasi.

Ernando Ari, Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia

Photo :

  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya bicara tentang football development. Ernando Ari sudah melewati semua level, dari kelompok umur sampai tim senior. Ketika sudah masuk tim utama, kemudian posisinya terpotong oleh naturalisasi," ujarnya.

Bung Towel menambahkan bahwa pemain naturalisasi umumnya didatangkan karena memiliki kualitas di atas pemain yang ada. Kondisi itu, menurutnya, membuat pemain lokal secara otomatis terpinggirkan.

Halaman Selanjutnya

Ia juga menilai minimnya kesempatan bermain di level internasional dapat memengaruhi perkembangan para penjaga gawang Indonesia, termasuk Nadeo, Ernando Ari, hingga Cahya Supriadi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |