VIVA – Kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam pada laga Grup A Piala AFF 2026 masih menjadi sorotan. Selain hasil akhir 0-3, sejumlah keputusan taktis John Herdman juga menuai perhatian, termasuk dari pengamat sepak bola nasional Coach Justin.
Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, skuad Garuda dikejutkan oleh permainan agresif Vietnam sejak menit-menit awal. Tim asuhan Kim Sang-sik membuka keunggulan melalui Nguyen Van Vi pada menit kelima.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keunggulan Vietnam bertambah sembilan menit kemudian lewat gol Nguyen Hai Long. Memasuki babak kedua, Nguyen Xuan Son atau Rafaelson memastikan kemenangan tim tamu setelah mencetak gol ketiga.
Pemain Timnas Vietnam Nguyen Xuan Son rayakan gol
Photo :
- Instagram @aseanutdfc.com
Hasil tersebut membuat posisi Indonesia semakin sulit dalam persaingan menuju semifinal. Tim asuhan John Herdman kini wajib mengalahkan Singapura pada laga terakhir fase grup untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Menanggapi pertandingan tersebut, Coach Justin mempertanyakan keputusan Herdman yang menurunkan sejumlah pemain senior di lini tengah. Menurutnya, komposisi tersebut kurang ideal untuk menghadapi kecepatan para pemain Vietnam.
"Kita tahu pemain-pemain Vietnam ini salah satu kekuatan mereka adalah speed, speed-nya karena mereka masih muda-muda," tuturnya, dikutip dari kanal YouTube pribadinya.
Ia kemudian menyoroti pemilihan pemain yang dianggap kurang memiliki kecepatan saat melakukan transisi.
"Yang gua pertanyakan, kok John Herdman, pasang Marc Klok, Jordi Amat, Thom Haye, sama Jenner di tengah? yang mungkin punya speed dari sisi transisi itu Jenner doang," terangnya.
Thom Haye
Photo :
- Instagram - Timnas Indonesia
Coach Justin juga kembali mengulas proses terciptanya gol ketiga Vietnam. Menurutnya, gol tersebut memperlihatkan buruknya koordinasi lini belakang Indonesia.
"Kalau kalian lihat gol ke-3, Jordi Amat didorong terus, dia nggak balik lagi lawannya bisa di passing, Shayne telat karena itu bukan salah dia, bukan orang yang dijaga Shayne, tapi dia coba menutup tapi telat terjadi gol ke-3, ini level kayak apa," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia meyakini gol tersebut menjadi salah satu momen yang paling membuat John Herdman kecewa.
"Ini gua rasa dan gua yakin, John Herdman marah besar dengan gol ke-3 ini, nggak boleh terjadi," tuturnya.

14 hours ago
6



















