Detik-detik Speedboat Bawa Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Hendak Liput Aktivitas Gunung Anak Krakatau

1 day ago 2

Rabu, 9 September 2026 - 00:03 WIB

VIVA – Upaya pencarian terhadap sejumlah jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus dilakukan.

Polri bersama Basarnas dan sejumlah unsur terkait mengerahkan personel serta sarana pencarian untuk menemukan awak media yang berada di dalam speedboat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan dukungan maksimal dalam operasi pencarian. Polri juga terus berkoordinasi dengan Basarnas dan seluruh unsur yang terlibat di lapangan.

“Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur terkait terus memaksimalkan pencarian terhadap rekan-rekan jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan. Kolaborasi dan sinergi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam upaya pencarian ini, dengan tetap memerhatikan kondisi serta keselamatan personel di lapangan,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Bertolak untuk Liputan Gunung Anak Krakatau

Peristiwa tersebut bermula ketika speedboat yang membawa wartawan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Rombongan diketahui berangkat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di kawasan Perairan Selat Sunda.

Namun, perjalanan tersebut kemudian berujung pada hilangnya komunikasi. Kontak terakhir dengan rombongan diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB.

Sekitar 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, speedboat tersebut dilaporkan hilang kontak.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti Ditpolair Polda Banten dengan berkoordinasi bersama Basarnas dan unsur gabungan lainnya. Pencarian dilakukan di sekitar lokasi terakhir speedboat diketahui berada.

Sejumlah sarana turut dikerahkan, termasuk kapal Basarnas dan RIB 02 Banten beserta peralatan pencarian dan pertolongan.

Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten AKBP Lis Handayana mengatakan, operasi pencarian melibatkan personel dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, Ditpolair Polda Banten dan Mabes Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan kapal Basarnas bersama unsur gabungan dari Direktorat Polair Polda Banten dan Mabes melaksanakan kegiatan pencarian sampai dengan pukul 22.31 WIB. Untuk sementara waktu pencarian diberhentikan dan besok hari akan kami lanjutkan kembali,” ujar Lis.

Pencarian sementara dihentikan pada Senin malam dan akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 9 September 2026.

Halaman Selanjutnya

Lis memastikan kondisi selama proses pencarian berlangsung aman dan terkendali.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |