Ditanya soal Kim Jong Un, Trump Maki-Maki Jurnalis Senior Gedung Putih

6 days ago 1

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:00 WIB

VIVA –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memaki seorang wartawan saat sesi temu media di Ruang Oval Gedung Putih baru-baru ini. Trump mengamuk setelah seorang jurnalis senior asal CNN, Holmes yang menanyakan tentang hubungannya dengan presiden Korea Utara, Kim Jong Un

Hal ini bermula saat Holmes mencoba mengkonfirmasi pernyataan Trump di Ruang Oval pada Senin lalu. Saat itu Trump menyebut hubungannya dengan Kim Jong Un baik-baik saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya memahami dia. Dia memahami saya," kata Trump dikutip dari laman Deadline, Kamis 20 Agustus 2026. 

Sehari sebelumnya Trump juga sesumbar di media sosial miliknya, Truth bahwa dia memerintahkan milter AS untuk mengurangi latihan militer bersama dengan Korea Selatan. 

Holmes kemudian mencoba mengajukan pertanyaan lanjutan, tetapi Trump langsung memarahinya.

"Diam, diam. Anda sangat tidak sopan di depan anak muda ini," kata Trump.

Trump kemudian menunjuk Nathaniel Rai, seorang anak berusia 10 tahun yang diselamatkan dari ombak besar di Santa Cruz oleh penjaga pantai Ryder Williams. 

"Baik, menurutmu dia tidak sopan? Dia memahami saya. Diam," kata Trump kepada anak tersebut.

Trump kemudian menanyakan kepada Holmes dari media mana ia berasal. Setelah Holmes menjawab CNN, Trump kemudian melontarkan serangan verbal ke Holmes dan tempatnya bernaung.

"Berita palsu. Anda berita palsu. Anda orang yang berisik dan suka membuat keributan. Anda berita palsu. Diam... Anda reporter palsu dan Anda memberitakan berita palsu," kata dia.

Sebagai informasi, Holmes merupakan jurnalis senior CNN yang meliput Gedung Putih.

Akun rapid response Gedung Putih kemudian menyerang Holmes. Akun tersebut menyebut Holmes memalukan dan menjadi aib bagi profesinya. Mereka juga menuding Holmes memanfaatkan kunjungan seorang penjaga pantai yang dianggap pahlawan ke Ruang Oval untuk melontarkan pertanyaan yang menyerang salah satu staf Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan lainnya, Gedung Putih juga menulis serangan verbal kepada Holmes.

"Suatu hari nanti, anak-anak Anda akan menemukan pertanyaan Anda yang menjijikkan dan tidak manusiawi ini. Mereka akan merasa muak dan malu memiliki orang tua yang begitu tidak berperasaan dan pendendam. Ini sangat memprihatinkan," tulis Gedung Putih.

Halaman Selanjutnya

CNN sekalu tempat Holmes bekerja langsung merilis pernyataan resmi yang berisikan nota pembelaan terhadap jurnalisnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |