DPR Sebut Penindakan Kasus Korupsi-Tambang Ilegal di Era Prabowo Alami Kemajuan

1 week ago 5

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman mengatakan penindakan kasus korupsi, termasuk tambang ilegal di era Presiden RI Prabowo Subianto mengalami kemajuan.

Kemajuan itu, kata Habiburokhman, juga terlihat dari pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah banyak sekali kemajuan. Sudah banyak sekali kemajuan, justru tadi disampaikan kemajuan-kemajuan tersebut ya, soal konteks program-program strategis, pemberantasan korupsi, semua sudah disampaikan," ucap Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.

Habiburokhman menilai pidato Prabowo menjadi pembaruan terkait perkembangan penindakan korupsi di Indonesia.

"Tadi Anda lihat sendiri begitu banyak asset recovery yang sudah dilaksanakan oleh para penegak hukum. Justru tadi update-nya ya," ungkap dia.

Dalam kesempatan itu, Habiburokhman juga menyoroti permintaan Prabowo agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menindak seluruh aktivitas tambang ilegal.

Dia meminta, agar oknum aparat yang diduga terlibat dalam aktivitas tambang ilegal itu juga ditindak tegas.

"Dua institusi tersebut diminta untuk mengusut tuntas, termasuk terhadap oknum-oknum dari dua institusi tersebut yang mungkin saja ada dalam masalah-masalah tambang ilegal di timah, di Babel (Bangka Belitung) tersebut," tegas dia.

Presiden Prabowo Subianto

Photo :

  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto menyoroti aktivitas tambang ilegal di Indonesia yang mengeruk kekayaan alam. Ia pun meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto agar menindak seluruh aktivitas tambang ilegal tersebut.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di hadapan anggota MPR, DPR, dan DPD RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyinggung kondisi 1.000 tambang timah ilegal yang baru diungkap di Bangka Belitung akhir tahun 2025. Namun selama itu juga, telah lama luput dari pengawasan Polri dan TNI.

“Akhir tahun lalu, kita telah tutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. 1.000 rambang ilegal. Saya telah minta Panglima TNI Dan Kapolri untuk usut masa 1.000 tambang pejabat TNI dan pejabat polri enggak tahu,” kata Prabowo.

Halaman Selanjutnya

Maka itu, Prabowo menegaskan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Ia pun memerintahkan agar Jenderal Sigit dan Jenderal Agus mengerahkan sumber daya kekuatannya menindak tambang ilegal.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |