DPR Soroti Gempa NTT, Dasco Minta Korban Segera Ditangani dan Pemerintah Bergerak Cepat

5 hours ago 1

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan duka cita mendalam atas bencana gempa bumi yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pernyataan tersebut disampaikan Dasco dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2026. Ia menyampaikan perhatian DPR terhadap para korban gempa yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dasco berharap para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk menghadapi musibah tersebut. Ia juga meminta agar korban luka segera mendapatkan penanganan medis.

“Sehingga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan serta para korban luka dapat ditangani segera,” kata Dasco.

DPR Kirim Perwakilan ke NTT

Dasco mengatakan DPR RI telah mengirimkan perwakilan ke NTT untuk membantu penanganan korban gempa.

Menurut dia, perwakilan DPR tersebut telah diberangkatkan pada 16 Agustus 2026, atau sehari setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT.

“DPR RI telah mengirimkan perwakilannya pada tanggal 16 Agustus ke NTT,” ungkap Dasco.

Selain mengirimkan perwakilan, DPR bersama pemerintah juga telah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan penanganan terhadap dampak bencana dapat segera dilakukan.

Dasco menyebut DPR mendorong pemerintah mengambil langkah-langkah yang dianggap diperlukan dalam menangani dampak gempa yang melanda sejumlah wilayah di NTT.

“Mendorong pemerintah mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk segera menangani dampak dari bencana,” jelas Dasco.

Korban Gempa NTT Capai 68 Orang

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di NTT mencapai 68 orang hingga Senin, 17 Agustus 2026.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan data tersebut merupakan jumlah korban yang telah diterima hingga saat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Data yang kami peroleh hingga saat ini sebanyak 68 jiwa yang meninggal,” kata Berton, Senin, 17 Agustus 2026.

Dari total 68 korban meninggal dunia tersebut, Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 26 orang.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, sebanyak 24 orang meninggal dunia di Kabupaten Manggarai Timur. Korban juga tercatat di sejumlah kabupaten lainnya di NTT.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |