Drama China Meledak, Jadi Ladang Kerja Baru Buat Ratusan Ribu Anak Muda di Tiongkok

4 weeks ago 5

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:25 WIB

Jakarta, VIVA – Pasar kerja lulusan muda di China makin ketat. Setiap tahun, lebih dari 10 juta mahasiswa lulus dari universitas, menambah tekanan pada pasar tenaga kerja yang sudah padat. 

Namun di tengah situasi sulit ini, sebuah industri baru justru muncul sebagai jalur penyelamat tak terduga, yaitu industri micro drama atau terkenal sebagai "dracin" alias drama China

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sektor hiburan berbasis serial pendek berdurasi hanya beberapa menit per episode ini kini menyaingi popularitas film box office. Di balik lonjakan penonton tersebut, terbuka pula peluang kerja dalam jumlah besar, terutama bagi generasi muda yang kesulitan mendapat pekerjaan tetap.

Menurut laporan terbaru dari National School of Development, Peking University, industri ini diperkirakan secara langsung menghasilkan sekitar 690.000 pekerjaan pada 2025, sebagian besar untuk anak muda, dan lebih dari 2 juta posisi jika menghitung peran hulu dan hilir.

Angka tersebut menunjukkan bahwa micro drama bukan lagi sekadar tren hiburan digital, melainkan ekosistem ekonomi baru. Para penulis laporan menilai industri yang sedang berkembang ini memiliki karakter unik. Serialnya hanya berdurasi beberapa menit per episode, dengan alur cepat dan banyak kejutan untuk menarik perhatian penonton. 

Mereka menyebut sektor ini memiliki hambatan masuk yang relatif rendah dan peluang yang berkelanjutan, hal yang sangat penting di tengah tingginya pengangguran usia muda yang kronis.

Data dari kantor berita pemerintah Xinhua juga menunjukkan produksi nasional micro drama per bulan kini sudah stabil di kisaran 3.000 judul, dengan pembagian kerja yang semakin matang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada fase awal kemunculannya, tim produksi berbiaya rendah biasanya hanya berisi sekitar 12 orang. Namun kini skalanya jauh lebih besar. Laporan Peking University mencatat kru produksi micro drama sekarang berjumlah antara 60 hingga 90 orang, mencakup peran penyutradaraan, sinematografi, tata cahaya, kostum, properti, hingga manajemen produksi.

Siklus produksi yang sangat cepat turut menjadi faktor penting. Proses syuting hanya berlangsung lima hingga sepuluh hari. Pola kerja ini mendorong output produksi yang berfrekuensi tinggi dan terstandarisasi, yang pada gilirannya menopang peluang kerja lebih stabil.

Halaman Selanjutnya

"Kondisi ini telah menarik lulusan yang lama menganggur maupun mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap untuk masuk ke sektor ini, termasuk sebagian mahasiswa lulusan luar negeri," ungkap penulis laporan, sebagaimana dikutip dari South China Morning Post, Rabu, 11 Februari 2026.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |