Dua Penggerak Desa Astra Raih Penghargaan dari Presiden, Ubah Potensi Desa Jadi Wisata Unggulan

5 days ago 8

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Jakarta, VIVA – Sebanyak dua penggerak Desa Sejahtera Astra meraih Tanda Kehormatan Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI. Penghargaan diberikan setelah keduanya mengembangkan potensi desa menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat. Mereka adalah Zainul Arifin dari Desa Sejahtera Astra Ketapanrame dan Nur Ahmadi dari Desa Sejahtera Astra Wukirsari.

Penghargaan diserahkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Satyalencana Kepariwisataan merupakan tanda kehormatan dari Presiden kepada individu yang berjasa dalam bidang pariwisata. Kontribusi Zainul dan Nur dinilai mampu mendorong pengembangan desa sekaligus membuka sumber ekonomi bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan kedua penggerak tersebut telah mendapat pendampingan Astra sejak 2023. Pihaknya mengapresiasi penghargaan yang diterima oleh kedua penggerak Desa Sejahtera itu.

"Dan berkontribusi memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Penghargaan ini adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat desa yang tak lelah berinovasi dan semoga dapat menularkan inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk terus berkarya dan tumbuh bersama Indonesia,” ujar Boy dikutip dari keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Diketahui, Zainul mengembangkan tanah kas Desa Ketapanrame di Kecamatan Trawas, Mojokerto, Jawa Timur, menjadi destinasi wisata Taman Ghanjaran dan Sumber Gempong.

Pengembangan wisata itu melibatkan berbagai pihak dan menggunakan investasi masyarakat yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Kegiatan tersebut turut menggerakkan ekonomi warga serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Sementara itu, Nur mengembangkan wisata Desa Wukirsari di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan tetap mempertahankan lingkungan dan budaya setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu potensi yang dikembangkan adalah Batik Tulis Giriloyo. Produk berbasis budaya lokal itu ikut membuka peluang ekonomi bagi warga sekaligus memperluas pengenalan Desa Wukirsari di tingkat internasional. Desa Wukirsari kemudian meraih penghargaan The Best Tourism Village 2024 dari United Nations Tourism.

Kiprah Zainul dan Nur menjadi bagian dari program Desa Sejahtera Astra yang mendorong masyarakat mengolah potensi lokal secara berkelanjutan. Program tersebut telah menjangkau 1.533 desa di 35 provinsi. Astra mencatat kontribusi sosialnya telah menjangkau lebih dari 16 juta orang, termasuk 6,9 juta tenaga kerja beserta keluarga dan 3 juta penerima manfaat program Desa Sejahtera Astra.

PGN, Suadesa Festival 2026

Dorong UMKM Desa Naik Kelas, PGN Gelar Suadesa Festival 2026 di Yogyakarta

PGN menggelar acara Suadesa Festival 2026 pada 22–23 Agustus 2026, di Kawasan Kuliner Tiyasan, Padukuhan Gandok Tambakan, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

img_title

VIVA.co.id

20 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |