VIVA –Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan dua pasien yang diduga menjadi korban program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Kabupaten Karo kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Bobby menjelaskan, pemindahan kedua pasien tersebut dilakukan untuk memastikan mereka mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan secara optimal.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien mendapat pemeriksaan, dan penanganan medis lebih lanjut secara optimal," kata Bobby.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dijelaskan Bobby, kedua pasien diberangkatkan ke Jakarta dengan didampingi keluarga menggunakan pesawat terbang komersil. Selain itu, kedua pasien juga didampingi tenaga medis untuk memastikan terduga korban mendapat pelayanan Kesehatan secara optimal.
"Ini kita lakukan sebagai bagian upaya pemerintah memastikan terduga korban mendapat pelayanan kesehatan secara optimal," kata Bobby.
Selain itu, lanjut dia, pihak keluarga pasien meminta agar kedua siswi ini mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di Jakarta juga menjadi perhatian pemerintah pusat.
"Jadi kedua pasien hati ini dibawa ke Jakarta atas arahan Bapak Wakil Presiden agar penanganan lebih optimal,” katanya.
Gubernur juga meminta, tim medis RSCM Jakarta agar melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kedua pasien itu. Termasuk, apabila kedua pasien membutuhkan penanganan psikologis karena aspek kesehatan mental penting dalam proses penyembuhan, dan tidak boleh diabaikan.
"Kalau memang perlu diobati secara fisik maupun psikis, kita lakukan. Permintaan anak juga harus kita dengarkan. Jangan sampai kondisi yang ada semakin mengganggu mental anak,” ujar Bobby.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagaimana diketahui, Agustus lalu terjadi dugaan keracunan massal yang dialami ratusan siswa di Kabupaten Karo setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kamis 13 Agustus 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, 361 siswa SMA Negeri 1 Brastagi berserta SMA dan SMK Swasta Bersama di Kabupaten Karo dilaporkan mengalami gejala keracunan.
361 siswa itu dirawat di empat rumah sakit berbeda dan satu klinik. Dari 361 siswa 270 pasien diantaranya rawat inap, 89 pasien rawat jalan, seorang pasien rawat inap di rumah sakit swasta di Medan, dan seorang pasien di RSU Haji Medan. (ANT)
Gubernur Bobby Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG Karo
Bobby meminta masyarakat dan media menghentikan komentar negatif serta perundungan terhadap siswa korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo
VIVA.co.id
12 September 2026

1 day ago
6













