VIVA – Kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia ternyata belum benar-benar berakhir saat peluit panjang dibunyikan. Keributan yang pecah di lapangan setelah pertandingan kini berbuntut panjang. FIFA menjatuhkan hukuman berat kepada sejumlah anggota Timnas Argentina, dengan Leandro Paredes menjadi sosok yang menerima sanksi paling keras.
Gelandang Argentina itu dilarang tampil dalam 10 pertandingan setelah dinilai terlibat langsung dalam perkelahian yang terjadi sesaat setelah laga final berakhir. Rekannya, Nahuel Molina, juga tak luput dari hukuman dan harus menjalani larangan bermain selama tujuh pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
FIFA mengumumkan keputusan tersebut pada Jumat, setelah Komite Disiplin menyelesaikan pemeriksaan terhadap insiden yang mencoreng momen perayaan Spanyol sebagai juara dunia.
Keributan bermula ketika para pemain Spanyol dan Argentina masih berada di lapangan setelah pertandingan. Dalam situasi yang sempat memanas, Paredes terlihat mendorong gelandang Spanyol, Gavi, hingga terjatuh. Momen itu memicu ketegangan ketika para pemain pengganti Spanyol masuk ke lapangan untuk merayakan kemenangan timnya.
Kasus tersebut membuat Paredes menghadapi tiga dakwaan penyerangan. Sementara Molina dikenai dua dakwaan atas keterlibatannya dalam insiden yang sama.
Selain larangan bermain, keduanya juga mendapat denda sebesar 90 ribu dolar AS. Dengan kurs sekitar Rp17.664 per dolar AS pada 22 Agustus 2026, jumlah itu setara kurang lebih Rp1,59 miliar per pemain.
Tidak hanya dua pemain tersebut yang menerima hukuman. Thiago Almada dari Argentina dan Gavi dari Spanyol sama-sama dinyatakan melakukan satu pelanggaran perilaku tidak sportif.
Keduanya dijatuhi skorsing satu pertandingan serta denda 30 ribu dolar AS atau sekitar Rp529,9 juta. Asisten pelatih Argentina, Roberto Ayala, yang sebelumnya telah meminta maaf atas perannya dalam keributan itu, juga terkena hukuman lebih berat berupa larangan tiga pertandingan dan denda dengan nominal yang sama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, hukuman FIFA terhadap Argentina tidak berhenti pada insiden di final. Asosiasi Sepak Bola Argentina atau AFA turut menerima sanksi finansial besar akibat serangkaian pelanggaran disiplin sepanjang turnamen.
AFA didenda total 321 ribu dolar AS atau sekitar Rp5,67 miliar. Salah satu pelanggaran yang menjadi sorotan adalah aksi sejumlah pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas Son Argentinas" atau "Kepulauan Falkland adalah Argentina" setelah kemenangan atas Inggris di semifinal.
Halaman Selanjutnya
FIFA menilai penggunaan pertandingan sepak bola sebagai sarana demonstrasi di luar kepentingan olahraga melanggar ketentuan dalam kode disiplin.

4 days ago
3
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

