Ganti PLTU Batu Bara dengan Panel Surya, Butuh Berapa Banyak untuk Cas Mobil Listrik?

2 weeks ago 8

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Jakarta, VIVA – Peralihan ke mobil listrik bukan hanya soal mengganti mesin bensin dengan motor listrik, tetapi juga bagaimana listrik untuk mengisi baterainya diproduksi. Jika listrik berasal dari pembangkit energi terbarukan seperti tenaga surya, kebutuhan infrastrukturnya ternyata bisa sangat besar ketika dibandingkan dengan pembangkit batu bara.

Sebagai gambaran, ambil contoh sebuah PLTU batu bara berkapasitas 500 megawatt (MW). Jika ingin menyamai kapasitas tersebut menggunakan panel surya berdaya 500 watt, secara teori dibutuhkan sekitar 1 juta panel surya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, angka 1 juta panel tersebut baru menunjukkan kemampuan menghasilkan daya pada satu waktu, bukan jumlah panel yang diperlukan untuk menghasilkan listrik tahunan yang sama. Perhitungannya menjadi lebih besar karena panel surya tidak menghasilkan listrik dengan kapasitas maksimal sepanjang hari, sementara PLTU dapat beroperasi dalam waktu yang jauh lebih lama.

Sebagai gambaran, dikutip VIVA Otomotfi dari Slashgear Rabu 12 Agustus 2026, pembangkit batu bara di Amerika Serikat memiliki capacity factor sekitar 43 persen pada 2023. Artinya, PLTU 500 MW secara teoritis menghasilkan listrik rata-rata setara sekitar 215 MW sepanjang tahun jika faktor kapasitas tersebut digunakan.

Sementara itu, pembangkit listrik tenaga surya skala utilitas memiliki capacity factor sekitar pertengahan 20 persen. Jika digunakan asumsi 25 persen, untuk menghasilkan listrik tahunan yang setara dengan PLTU 500 MW tadi dibutuhkan pembangkit surya dengan kapasitas sekitar 860 MW.

Dengan menggunakan panel berkapasitas 500 watt, kebutuhan tersebut setara dengan sekitar 1,72 juta panel. Jadi, untuk menggantikan produksi listrik tahunan sebuah PLTU 500 MW, jumlah panel surya yang dibutuhkan secara teori bisa mendekati dua kali lipat dari hitungan sederhana 1 juta panel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, seberapa besar listrik tersebut jika digunakan untuk mobil listrik? Dengan asumsi sebuah mobil listrik membutuhkan sekitar 15 kWh untuk menempuh 100 kilometer, produksi listrik tahunan PLTU tersebut secara kasar setara dengan energi untuk menempuh sekitar 12,5 miliar kilometer menggunakan mobil listrik.

Angka itu tentu bukan berarti seluruh listrik dari PLTU bisa langsung dialihkan untuk mengisi mobil listrik. Listrik harus melewati jaringan, stasiun pengisian, sistem penyimpanan, serta berbagai perangkat lain yang masing-masing memiliki kehilangan energi.

Halaman Selanjutnya

Kebutuhan infrastrukturnya juga tidak berhenti pada panel surya. Ketika sumber energi bergantung pada matahari, sistem penyimpanan seperti baterai dan peningkatan jaringan listrik dapat diperlukan agar pasokan tetap tersedia ketika produksi tenaga surya turun atau berhenti pada malam hari.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |