Jakarta, VIVA – Seorang pelajar SMP Negeri 4 Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, bernama Ahmad Al Fian, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
Siswa yang berasal dari Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, itu diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekolahnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah informasi mengenai kematian korban beredar luas di media sosial.
Polres Pemalang kini masih menyelidiki penyebab pasti meninggalnya Ahmad Al Fian.
Kasatreskrim Polres Pemalang AKP M Faizal Wildan Umar Rela mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan autopsi terhadap jenazah korban dijadwalkan dilakukan hari ini.
"Masih kita dalami, proses lidik. Hari ini dilakukan otopsi," kata Wildan Senin 3 Agustus 2026.
Ia menegaskan penanganan perkara masih berada di bawah Satreskrim Polres Pemalang.
"Masih kita cari tahu penyebab kematiannya," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ahmad Al Fian sempat mendapat penanganan medis di RS Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal, Pemalang, pada Minggu 2 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski telah menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu malam.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban serta mendalami dugaan perundungan yang mencuat.
Fakta Baru Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Sebut Pelaku Korban Bullying
Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan bom rakitan yang dibawa seorang pelajar ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatra Barat. Pelaku disebut korban bullying.
VIVA.co.id
14 Juli 2026

2 days ago
4


















