Gelar ENSIA 2026, Sucofindo Dorong Inovasi Jadi Kunci Bisnis Berkelanjutan & Ketangguhan Masyarakat

2 days ago 9

Jumat, 11 September 2026 - 20:28 WIB

Jakarta, VIVA – Anggota Holding BUMN Jasa Survei (IDSurvey), PT Sucofindo (Persero), kembali menggelar Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026, sebagai ajang apresiasi bagi dunia usaha dan masyarakat yang menghadirkan inovasi lingkungan dan sosial berdampak nyata.

Mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”, ENSIA 2026 hadir untuk mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya memperkuat daya saing bisnis, tetapi juga meningkatkan ketangguhan sosial dan lingkungan di tengah berbagai tantangan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, M. Jumhur Hidayat, mengapresiasi PT Sucofindo (Persero) yang secara konsisten menghadirkan ENSIA, sebagai wadah yang mendorong lahirnya inovasi lingkungan dan sosial dari dunia usaha maupun masyarakat.

"Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tapi juga bagian dari upaya membangun budaya inovasi dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat," kata Jumhur dalam keterangannya, Jumat, 11 September 2026.

Menteri LH, Jumhur Hidayat

Photo :

  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jumhur juga menegaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan inovasi yang berlandaskan empat prinsip utama, yaitu Green Jobs, Social Preparation and Social Integration, Penerapan Budaya Zero Accident, dan Tobat Ekologis. 

“ENSIA sangat relevan dengan kebutuhan saat ini dan sejalan dengan PROPER dan Gerakan Tobat Ekologis yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup," ujarnya.

Melalui berbagai inovasi yang dihadirkan dunia usaha, Jumhur menilai bahwa ENSIA dapat mendorong kontribusi nyata terhadap pemulihan lingkungan, pengelolaan sampah, rehabilitasi daerah aliran sungai, penanaman pohon, dan transisi energi bersih.

"Serta pengembangan ekonomi hijau yang menjadi bagian penting dari agenda pembangunan berkelanjutan nasional," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna menegaskan, ajang ini bukan sekedar seremoni penghargaan, tapi juga ruang kolaborasi dan wadah berbagi praktik terbaik (best practice) bagi pelaku usaha dalam mengembangkan inovasi keberlanjutan.

Sandry menegaskan, ENSIA memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen dan capaian inovasinya, kepada para pemangku kepentingan. Selain memperoleh pengakuan atas inovasi yang dijalankan, peserta juga mendapatkan ruang untuk berbagi praktik terbaik, dan memperluas jejaring serta memperkuat reputasi perusahaan dalam aspek keberlanjutan.

Halaman Selanjutnya

"Bagi perusahaan yang mengikuti PROPER, apresiasi ENSIA dapat menjadi salah satu nilai tambah dalam mendukung aspek penghargaan nasional pada penilaian PROPER Hijau dan Emas,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |