Genjot Ekonomi RI ke 8 Persen, Airlangga Pacu Belanja Pemerintah, Investasi, dan Ekspor

3 weeks ago 9

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:26 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, pemerintah bakal memacu mesin pertumbuhan ekonomi mulai dari belanja pemerintah, investasi, serta ekspor, guna mencapai target ekonomi 8 persen sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Di sisi lain, Airlangga menegaskan bahwa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen itu, diperlukan pula upaya reformasi struktural berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk mencapai target pertumbuhan yang diharapkan oleh Bapak Presiden yang menjadi target, yaitu 8 persen pertumbuhan, kita perlu melakukan reformasi struktural secara terus menerus,” kata Airlangga dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto

Photo :

  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Dia menambahkan, selain memacu mesin produksi melalui belanja pemerintah, investasi swasta, serta peran Danantara, pemerintah juga akan menggerakkan aspek penggerak utama dari sisi permintaan yakni konsumsi masyarakat dan ekspor.

"Kemudian kebijakan yang juga terprediksi dan sistem keuangan, baik bank maupun pasar finansial yang lebih dalam," ujarnya.

Airlangga menekankan, sebenarnya perekonomian Indonesia masih mencatatkan kinerja yang relatif prima, dimana pada 2025 lalu pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,11 persen secara year-on-year (yoy) dan menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara G20 setelah India.

"Pertumbuhan kita yang secara year-on-year 5,11 persen ini didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh kuat sebesar 4,98 persen," kata Airlangga.

Selain itu, Airlangga menambahkan bahwa solidnya konsumsi masyarakat, juga mencerminkan efektivitas stimulus ekonomi, stabilitas harga, serta meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode hari besar keagamaan.

Sementara dari sisi investasi, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga tercatat tumbuh 5,09 persen, dan belanja modal pemerintah juga naik menjadi 44,2 persen yang menunjukkan akselerasi realisasi proyek dan program prioritas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, lanjut Airlangga, kinerja ekspor pada kuartal IV-2025 juga tumbuh 7,03 persen, dengan ditopang peningkatan nilai dan volume ekspor. Pemulihan sektor pariwisata juga terbilang baik, dengan peningkatan 10 persen pada kunjungan wisatawan mancanegara di sepanjang tahun 2025. Sementara total perjalanan wisatawan domestik tercatat mencapai 1,2 miliar perjalanan, atau tumbuh 17,55 persen dibanding 2024.

Karenanya, di tahun 2026 ini, pemerintah pun menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4 persen, dengan potensi hingga 5,6 persen. Sektor prioritasnya antara lain meliputi pertanian, manufaktur, digital, dan energi.

Halaman Selanjutnya

Berbagai program pun terus dipacu, seperti misalnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta program 3 Juta Rumah yang diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan baru dan memperluas penciptaan lapangan kerja.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |