Gunung Anak Krakatau Masih Aktif, Bagaimana Kondisi Wisata di Tanjung Lesung?

1 day ago 4

Minggu, 13 September 2026 - 09:41 WIB

VIVA – Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih menjadi perhatian, terutama bagi wisatawan yang berencana menghabiskan waktu liburan di kawasan pesisir Banten. Namun, kondisi tersebut tidak membuat aktivitas wisata di Tanjung Lesung berhenti.

Kawasan wisata Tanjung Lesung dilaporkan masih beroperasi normal dan kondusif. Sejumlah fasilitas wisata, mulai dari akomodasi hingga area pantai dan aktivitas rekreasi, tetap dapat digunakan wisatawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Yanuar (39), memilih tetap melanjutkan agenda liburannya bersama keluarga setelah terlebih dahulu mencari informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah mengetahui jarak Tanjung Lesung dengan Gunung Anak Krakatau berada sekitar 50-60 kilometer dan berada di luar radius yang direkomendasikan untuk tidak didekati.

"Awalnya kami sempat mencari informasi dulu terkait erupsi ini. Setelah mengetahui lokasinya cukup jauh dari Tanjung Lesung, kami tetap melanjutkan rencana liburan. Sampai sekarang suasananya normal dan anak-anak juga menikmati liburannya," kata Yanuar yang menginap di Villa Bora di Tanjung Lesung Beach & Hotel.

Tanjung Lesung Berada di Luar Radius Bahaya

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, per 11 September 2026 pukul 06.00-12.00 WIB, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga.

Dalam periode tersebut, kondisi cuaca di sekitar gunung api dilaporkan cerah hingga berawan dengan angin lemah sampai sedang menuju barat laut. Suhu udara berada pada kisaran 26,5-29,5 derajat Celsius dengan kelembapan 67-83 persen.

Gunung api teramati dalam kondisi kabut 0-III. Sementara asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10-50 meter dari puncak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyusun laporan PVMBG, Fahrul Roji, A.Md., mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masyarakat juga diminta mengikuti informasi dan rekomendasi resmi PVMBG serta BPBD setempat.

Sementara itu, Dr. Ir. Mochamad Nugraha Kartadinata, Penyelidik Bumi Madya dari Badan Geologi, Kementerian ESDM RI, menjelaskan posisi Tanjung Lesung berada sekitar 50 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

Halaman Selanjutnya

Jarak tersebut berada jauh di luar radius 3 kilometer yang direkomendasikan sebagai zona yang tidak boleh dimasuki untuk beraktivitas.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |