Heboh Video Anggota TNI Tampol Warga di NTT, Dandim: Tidak Ada Perintah Memukul

21 hours ago 2

Kamis, 10 September 2026 - 00:01 WIB

Denpasar, VIVA – Komandan Kodim (Dandim) 1630/Manggarai Barat Letkol Inf. Budiman Manurung membantah adanya perintah dari atasan kepada anggota TNI untuk melakukan pemukulan terhadap warga berinisial S di Rangko, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Budiman menegaskan, anggota TNI yang terlibat dalam insiden tersebut berada di Manggarai Barat setelah mendapat izin dan surat perintah dari pimpinan untuk menjalani cuti tahunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya luruskan bahwa yang bersangkutan datang ke Manggarai Barat karena sudah mendapatkan izin dan surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan cuti tahunan. Bukan mendapatkan perintah dari atasan untuk melakukan kegiatan yang tidak baik seperti pemukulan," kata dia, dikutip Kamis, 10 September 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Budiman menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan dugaan pemukulan oleh anggota TNI terhadap seorang warga di Rangko, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat.

Dia menjelaskan, anggota tersebut berdinas di Yonif 743/PSY dan baru kembali dari penugasan di Papua sebelum pulang ke kampung halamannya di Rangko, Desa Tanjung Boleng.

Budiman membantah informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan adanya instruksi dari pimpinan TNI untuk melakukan kekerasan terhadap warga.

Menurut dia, surat perintah yang diterima anggota tersebut hanya berkaitan dengan pelaksanaan cuti tahunan setelah menyelesaikan tugas di Papua. Namun, surat tersebut tidak berkaitan dengan tindakan kekerasan terhadap warga.

"Saya sampaikan sekali lagi, tidak ada perintah untuk memukul. Yang bersangkutan hanya mendapatkan surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan cuti tahunan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Budiman menegaskan bahwa TNI memiliki tugas untuk hadir dan menjaga keamanan masyarakat serta stabilitas wilayah.

"Kami TNI Angkatan Darat hadir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Tugas kami adalah menjaga stabilitas keamanan, keutuhan dan keharmonisan wilayah di Kabupaten Manggarai Barat," ujarnya. (Ant)

Gedung Polda Metro Jaya, Sudirman

Polda Metro Geledah Tiga Lokasi Terkait Dugaan Mafia Tanah PTSL di Bogor, Sita Dokumen hingga Mesin Ketik

Subdit Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah tiga lokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terkait penyidikan dugaan tindak pidana mafia tanah.

img_title

VIVA.co.id

9 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |