Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkapar di zona merah jelang libur panjang (long weekend). IHSG anjlok 0,64 persen atau 53,06 poin menjadi 8.212,27.
Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, pergerakan IHSG terpantau melemah sejak pembukaan perdagangan bahkan sempat terjun ke level 8.175. Indeks domestik berhasil bangkit ke area 8.247 namun tergerus kembali.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nilai transaksi sepanjang sesi perdagangan tercatat sebesar Rp 24,41 triliun. Volume transaksi mencapai Rp 494,04 dengan total perdagangan sebanyak 2,86 juta transaksi.
"Investor cenderung berhati-hati menjelang libur long weekend," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Jumat, 13 Februari 2026.
Ilustrasi papan saham IHSG.
Photo :
- VIVA/Muhamad Solihin
Saham sektor infrastruktur mengalami koreksi terbesar, yakni 1,23 persen. Lalu sektor bahan baku melemah 1,06 persen dan sektor kesehatan menyusut 0,96 persen.
Sementara itu, sektor transportasi membukukan lonjakan tertinggi sebesar 1,66 persen sehubung adanya katalis positif dari adanya insentif dari pemerintah bagi industri galangan kapal," Sektor energi menguat 1,32 persen dan sektor konsumer siklikal meningkat 0,95 persen.
Nilai tukar rupiah melemah di level Rp16,825 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. Mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup melemah karena sentimen negatif dari indeks bursa Wall Street.
Phintraco Sekuritas melaporkan emiten di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) yang mencetak lompatan harga tertinggi saat IHSG lesu. Berikut tiga saham top gainers:
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI melambung 8,15 persen atau 22 poin dan ditutup pada level 292.
Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
Saham INKP melesat 3,14 persen atau 300 poin menjadi 9.850.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Saham MAPI menguat sebesar 2,32 persen atau 30 poin ke posisi 1.325.
Demi Perkuat Produksi Kapal Nelayan, Danantara Siapkan Konsolidasi BUMN Galangan Kapal
Danantara tengah menyiapkan konsolidasi BUMN galangan kapal guna memperkuat kapasitas industri perkapalan nasional, khususnya produksi kapal tangkap bagi nelayan.
VIVA.co.id
13 Februari 2026

3 weeks ago
9










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

