IHSG Dibuka Menguat Siap Tes Resistance, Bursa Asia Menguat dan Wall Street Variatif

10 hours ago 3

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:05 WIB

Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 6 poin atau 0,10 persen di level 6.192 pada pembukaan perdagangan Selasa, 28 Juli 2026.

Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal tes resistance dibayangi koreksi pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpeluang tes resistance di 6.220, tapi rentan kembali terkoreksi dengan target middle term di 6.050-6.150," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 28 Juli 2026.

Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Senin kemarin, setelah meredanya konflik di kawasan Teluk mendorong penurunan harga minyak dunia.

Kondisi tersebut meredakan kekhawatiran inflasi, memperkuat pasar obligasi, serta meningkatkan optimisme investor menjelang pekan yang dipenuhi rapat bank sentral dan laporan kinerja emiten global.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,5 persen dan Topix melesat 1,4 persen. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,97 persen, dan Kosdaq naik 2,2 persen.

Selain itu, Hang Seng Hong Kong naik 0,98 persen, CSI 300 menguat 1,15 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 1,39 persen. Sedangkan, Taiex Taiwan turun 0,05 persen. Selain itu, Straits Times menguat 0,57 persen dan FTSE Malaysia naik 0,71 persen.

Di sisi lain, Iran pada Minggu, 26 Juli 2026 menyatakan, akan menghentikan serangan militernya selama AS juga melakukan hal yang sama. Sementara itu, militer AS dilaporkan mulai mengkhawatirkan menipisnya persediaan amunisi.

Namun, kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran masih melancarkan serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi di pesisir Laut Merah.

"Support IHSG berada di level 6.050-6.150 sementara resist IHSG di rentang 6.200-6.220," ujarnya.

Sebagai informasi, Wall Street bergerak variatif alias beragam pada awal pekan, karena investor menantikan panduan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar untuk merilis kinerja kuartal II-2026.

Indeks S&P 500 ditutup naik tipis 0,02 persen, Nasdaq Composite melemah 0,18 persen, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,51 persen. Saham Microsoft, Amazon, Meta, dan Apple dijadwalkan melaporkan hasil kinerja kuartalan pada pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pekan lalu, hasil kinerja kuartalan dari Tesla dan Alphabet menunjukkan pengeluaran besar untuk AI. Sementara itu, saham Walmart naik 2,1 persen, Microsoft bertambah 1,9 persen, dan Johnson & Johnson naik 1 persen.

Harga minyak mentah turun ke level terendah dalam seminggu karena Presiden AS, Donald Trump mengatakan, Washington sedang melakukan "pembicaraan yang baik" dengan Iran dan ada kemungkinan kesepakatan damai. Namun, Dia memperingatkan serangan AS akan dilanjutkan jika negosiasi gagal membuahkan hasil.

Mata uang Rupiah.

Rupiah Melemah ke Rp 17.972 Dibayangi Pelebaran Defisit APBN RI Imbas Lonjakan Harga Minyak Dunia

Hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.972 per dolar AS. Posisi itu melemah 9 poin atau 0,05 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.963 per dolar AS.

img_title

VIVA.co.id

27 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |