Indonesia Pastikan Wakil di Semifinal, Anthony Susanto Tak Terbendung di UTR PTT

5 days ago 8

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:36 WIB

VIVA – Petenis Indonesia, Anthony Susanto, tampil impresif di ajang Universal Tennis Rating (UTR) Pro Tennis Tour di Nusa Dua, Bali. Ia sukses melaju ke semifinal dengan catatan sempurna setelah menyapu bersih empat pertandingan di Grup A.

Anthony memastikan statusnya sebagai juara Grup A setelah menundukkan petenis India, Aarjun Pandit, dalam dua set langsung pada pertandingan terakhir fase penyisihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bertanding di Lapangan F, Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali, Anthony tampil dominan sejak set pertama. Petenis berusia 29 tahun itu hanya kehilangan dua gim sebelum mengamankan kemenangan 6-2.

Pertandingan berlangsung lebih ketat pada set kedua. Aarjun mencoba meningkatkan agresivitas permainan dan membuat Anthony harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan keunggulan.

Anthony baru berhasil mematahkan servis lawannya pada gim ketujuh untuk membuka keunggulan 5-3. Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan dengan baik.

Pada gim kesembilan, Anthony kembali melakukan break terhadap servis Aarjun sekaligus menutup pertandingan dengan skor 6-3. Laga tersebut berlangsung selama 1 jam 29 menit.

Anthony menyebut persiapan matang dan konsistensi menjaga fokus menjadi kunci keberhasilannya melewati fase penyisihan tanpa kekalahan.

"Persiapan yang baik dan selalu fokus di setiap pertandingan, baik dalam kondisi unggul maupun tertinggal, merupakan kunci sukses dalam memenangkan setiap pertarungan yang dijalani," kata Anthony seusai pertandingan.

Keberhasilan mencapai semifinal UTR PTT Bali juga menjadi suntikan motivasi bagi Anthony untuk menghadapi turnamen berikutnya.

"Ini menjadi motivasi sekaligus modal bagus bagi saya untuk bisa tampil lebih baik lagi pada seri M-15 mendatang," ujarnya.

Di semifinal, Anthony yang berstatus juara Grup A akan menghadapi juara Grup C, Alexander Chang. Sementara itu, juara Grup D, Azuma Visaya, akan berhadapan dengan juara Grup B, Matthieu Perchicot.

Dua pertandingan tersebut akan menentukan tiket ke final sekaligus posisi tiga dan empat.

Renaldi Gagal Tambah Kemenangan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, petenis Indonesia lainnya, Renaldi Aquila Salim, harus mengakhiri perjuangannya di fase grup dengan kekalahan.

Dalam pertandingan penentuan peringkat Grup D, Renaldi gagal meraih kemenangan kedua setelah takluk dari Maximus Zavier Wong.

Halaman Selanjutnya

Renaldi yang sama-sama mengoleksi satu kemenangan dan dua kekalahan tidak mampu membendung permainan Maximus. Petenis berusia 21 tahun itu akhirnya menyerah dua set langsung dengan skor 2-6 dan 3-6 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 28 menit.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |