Ini yang Terjadi pada Otak saat Terserang Stroke, Harus Ditangani Secepatnya!

5 days ago 3

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:27 WIB

VIVA – Stroke menjadi salah satu kondisi medis yang membutuhkan respons cepat. Ketika aliran darah ke otak terganggu, baik akibat sumbatan maupun perdarahan, dokter perlu segera mengetahui kondisi yang terjadi agar penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Dalam situasi tersebut, pemeriksaan radiologi menjadi bagian penting dalam proses diagnosis. CT Scan maupun MRI dapat digunakan berdasarkan kondisi dan indikasi medis pasien untuk membantu dokter melihat bagian otak yang terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu teknologi pencitraan yang dapat digunakan adalah MRI 3 Tesla. Teknologi ini mampu menghasilkan gambaran jaringan otak dengan resolusi yang lebih tinggi sehingga perubahan pada jaringan, termasuk area yang mengalami gangguan aliran darah, dapat terlihat secara lebih detail.

“Pada kasus stroke, ketepatan dan kecepatan diagnosis sangat penting. MRI 3 Tesla dapat memberikan gambaran otak yang lebih detail, sehingga membantu kami melihat area yang terdampak dengan lebih jelas. Dengan dukungan teknologi AI, kualitas pencitraan dapat semakin optimal untuk menunjang keputusan klinis dokter,” ujar dr. Thio Ananda Steven, Sp.Rad, Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dalam keterangannya, dikutip Jumat 21 Agustus 2026. 

Teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pencitraan medis dapat membantu proses pengolahan gambar sehingga menghasilkan kualitas visual yang lebih optimal dan mendukung efisiensi pemeriksaan. Namun, hasil pencitraan tetap tidak berdiri sendiri.

Dokter spesialis radiologi tetap melakukan interpretasi terhadap hasil pemeriksaan, kemudian informasi tersebut dipadukan dengan kondisi klinis dan pemeriksaan dokter spesialis saraf. Dengan cara ini, dokter dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Tidak Semua Stroke Ditangani dengan Cara yang Sama

Jenis stroke menjadi salah satu faktor yang menentukan penanganan. Stroke akibat sumbatan pembuluh darah memiliki pendekatan yang berbeda dengan stroke yang disebabkan oleh perdarahan otak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kondisi pasien juga dapat berkembang dan membutuhkan pengawasan lebih lanjut. Pada kasus tertentu, dokter bedah saraf perlu dilibatkan, terutama ketika ditemukan perdarahan, pembengkakan otak, atau peningkatan tekanan di dalam kepala.

“Dalam kasus stroke, setiap pasien memiliki kondisi klinis yang berbeda. Ada pasien yang cukup ditangani dengan terapi medis dan observasi ketat, namun ada juga yang membutuhkan evaluasi bedah saraf, terutama bila terdapat perdarahan, pembengkakan otak, atau peningkatan tekanan di dalam kepala. Karena itu, penanganan stroke harus dilakukan secara komprehensif, cepat, dan tepat berdasarkan kondisi pasien serta hasil pemeriksaan penunjang,” ujar dr. Muhammad Ichsan Fachrudin Firdaus, Sp.BS, FIS, Dokter Spesialis Bedah Saraf Bethsaida Hospital Gading Serpong.

Halaman Selanjutnya

Artinya, pemeriksaan pencitraan bukan sekadar untuk memastikan diagnosis. Informasi yang diperoleh dari pemeriksaan tersebut dapat membantu tim medis menentukan pilihan terapi sekaligus menilai apakah pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |