Sabtu, 5 April 2025 - 00:39 WIB
Jakarta, VIVA – Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo, kembali menarik perhatian publik dengan langkah terbarunya: bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bukan semata-mata langkah politik, keputusan ini lebih banyak dipandang sebagai bentuk keseriusan Abang Ijo dalam mengupayakan ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk berkembang dan berkontribusi.
Dalam berbagai kesempatan, Abang Ijo dikenal sebagai sosok yang akrab dengan dunia anak muda. Scroll lebih lanjut ya.
Ia kerap hadir dalam kegiatan komunitas kreatif, forum diskusi pemuda, dan sejumlah inisiatif yang melibatkan generasi milenial maupun Gen Z. Baginya, anak muda memiliki peran strategis dalam menentukan wajah masa depan bangsa.
"Peran pemuda sangat penting dalam 5-15 tahun ke depan untuk persiapan Indonesia Emas. Maka dari itu, saya memilih untuk berlabuh ke PSI agar bisa berkontribusi lebih besar dalam memberdayakan generasi milenial," ujar Abang Ijo.
Pilihan Abang Ijo untuk bergabung dengan PSI bukan semata-mata soal politik, melainkan karena ia merasa partai ini mampu menjadi ruang yang lebih segar, terbuka, dan responsif terhadap ide-ide generasi muda. Baginya, penting berada di tempat yang bisa memfasilitasi gagasan dan semangat inovatif anak muda.
"Apalagi Ketua Umum PSI, Mas Kaesang, kan anak muda enerjik, visioner, linier dengan saya sebagai wakil bupati muda. Itu pilihan wajar-wajar saja dan saya hanya pelayan masyarakat. Saya ingin menggali potensi lebih lagi untuk potensi milenial di Jawa Barat. Saya akan melakukan pendekatan di komunitas kepemudaan dan kreativitas pemuda," tambahnya.
Langkah ini mempertegas perhatian Abang Ijo terhadap isu-isu pemuda di Jawa Barat. Ia menilai bahwa banyak potensi anak muda yang belum tergarap optimal, baik dalam sektor pendidikan, teknologi, maupun ekonomi kreatif. Ke depan, ia ingin fokus mendorong kolaborasi dengan berbagai komunitas untuk mewujudkan ruang aktualisasi yang lebih luas bagi generasi penerus bangsa.
Meski begitu, keputusannya ini turut menimbulkan respons dari partai yang sebelumnya menaunginya. DPC Partai Demokrat Purwakarta menyayangkan keputusan tersebut. Mereka mengaku telah memberikan banyak dukungan selama ini, namun tetap berharap Abang Ijo terus menjaga komitmennya terhadap masyarakat.
"Kami tentu merasa kecewa atas keputusan Abang Ijo yang memilih meninggalkan Demokrat. Kami berharap ia tetap bisa menjalankan komitmennya untuk masyarakat Purwakarta, meskipun kini berada di PSI," ujar salah satu perwakilan Demokrat.
Abang Ijo tetap menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari upayanya untuk lebih fokus pada pemberdayaan generasi muda. Ia ingin memastikan bahwa anak-anak muda di Jawa Barat memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi, berinovasi, dan memimpin.
Halaman Selanjutnya
Source : Freepik/freepik