Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI, Ini 3 Jurus BI Dorong UMKM Naik Kelas

6 days ago 1

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Jakarta, VIVA – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Dengan jumlah pelaku usaha yang mencapai sekitar 64 juta, sektor ini memiliki peran besar dalam penyerapan tenaga kerja dan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Di tengah tantangan ekonomi dan ketidakpastian global, Bank Indonesia (BI) mendorong penguatan UMKM melalui sejumlah strategi. Hal tersebut disampaikan Penjabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkapkan, pengembangan UMKM membutuhkan sinergi berbagai pihak agar pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing.

“Jadi UMKM itu baru tumbuhnya 1,62 persen. Ini benar-benar menjadi PR bagi kita. Oleh karena itu dari Bank Indonesia tentunya kita akan terus mengajak sinergi yang optimal sehingga UMKM kita ini juga bisa naik kelas, dan juga bisa terus menyerap lapangan pekerjaan secara optimal,” ujarnya di Opening Ceremony Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JCC Senayan, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti

Photo :

  • Viva/Siska Permata Sari

BI menjalankan pengembangan UMKM melalui tiga strategi utama yang diterapkan di 46 kantor perwakilan BI di dalam negeri. Strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan ekonomi digital. 

Strategi pertama berfokus pada penciptaan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terintegrasi, dan berdaya saing. BI tidak hanya mendorong peningkatan kapasitas produksi UMKM, tetapi juga membantu membuka akses pasar bagi pelaku usaha.

Salah satunya dilakukan melalui kegiatan business matching yang mempertemukan UMKM dengan pembeli dari dalam maupun luar negeri. Langkah ini diharapkan dapat memperluas pasar produk UMKM sekaligus mendorong pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kemudian, akses pembiayaan yang menjadi salah satu tantangan UMKM. Karena itu, BI mendorong kolaborasi dengan perbankan dan pelaku industri keuangan agar akses pembiayaan bagi UMKM semakin optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Destry juga menyoroti pentingnya peran perbankan dalam menyalurkan kredit kepada pelaku usaha. “Namun memang kita harus mengakui, ada suatu fakta bahwa kredit UMKM saat ini memang menjadi PR kita semua.”

Menurut Destry, penguatan pembiayaan menjadi bagian penting agar UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha dan naik kelas.

Halaman Selanjutnya

Strategi ketiga, yakni diarahkan pada peningkatan literasi dan sinergi ekonomi, keuangan inklusif, serta berkelanjutan. Salah satu implementasinya dilakukan melalui akselerasi digitalisasi sistem pembayaran dengan QRIS.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |