VIVA – Memilih HP lipat tidak cukup hanya melihat kapasitas RAM, jumlah kamera, ukuran layar, atau desain bodinya. Ada satu komponen penting yang kerap luput dari perhatian, yakni prosesor. Padahal, chipset menjadi salah satu penentu utama bagaimana sebuah HP lipat menjalankan aplikasi, mengolah foto, bermain gim, hingga menangani berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI).
Hal tersebut semakin relevan karena HP lipat generasi terbaru menawarkan kemampuan yang semakin kompleks. Layar besar pada perangkat foldable memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, membuka dokumen, melakukan video call, hingga menggunakan fitur multitasking dalam satu perangkat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Karena itu, prosesor yang digunakan menjadi salah satu faktor penting sebelum membeli HP lipat. Berikut VIVA telah merangkumnya Jum’at, 11 September 2026, prosesor hp liat.
Prosesor Menentukan Kelancaran Multitasking
Salah satu alasan utama untuk memperhatikan prosesor adalah kemampuan multitasking. HP lipat umumnya menawarkan layar berukuran lebih besar ketika perangkat dibuka, sehingga pengguna cenderung memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas secara bersamaan.
Google, misalnya, membekali Pixel 10 Pro Fold dengan Tensor G5. Google menyebut chip tersebut dirancang untuk mendukung multitasking dengan kombinasi 16 GB RAM. Perusahaan juga mengklaim Tensor G5 memiliki CPU yang rata-rata 34 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya serta TPU hingga 60 persen lebih bertenaga.
Artinya, kapasitas RAM yang besar tetap perlu didukung prosesor yang mampu mengelola berbagai proses secara efisien. RAM membantu menyediakan ruang kerja bagi aplikasi, sedangkan prosesor bertugas menjalankan instruksi dan mengolah data.
Kamera Bagus Juga Bergantung pada Chipset
Spesifikasi kamera yang tinggi belum tentu menjadi satu-satunya penentu kualitas foto dan video. Prosesor juga berperan dalam mengolah hasil tangkapan kamera, termasuk pemrosesan gambar berbasis AI.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Google menjelaskan bahwa kemampuan Tensor digunakan untuk mendukung berbagai fitur kamera dan pengeditan berbasis AI. Pemrosesan tersebut dapat membantu melakukan penggabungan gambar, memperbaiki detail, hingga menghasilkan fitur fotografi yang membutuhkan pemrosesan komputasi cukup berat.
Hal serupa terlihat pada platform Snapdragon terbaru. Qualcomm menyebut Snapdragon 8 Elite Gen 5 memiliki kemampuan pemrosesan kamera yang lebih maju, termasuk triple 20-bit ISP yang dirancang untuk menangkap rentang dinamis lebih luas. Platform tersebut juga mendukung perekaman video menggunakan Advanced Professional Video (APV).
Halaman Selanjutnya
Dengan demikian, angka megapiksel pada kamera sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan ketika memilih HP lipat.

2 days ago
5













