Jangan Langsung Ganti HP! Aktifkan Fitur Ini agar Performa Tetap Lancar Saat Dipakai Berat

4 days ago 5

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:06 WIB

VIVA – Smartphone yang sudah digunakan selama beberapa tahun tidak selalu berarti harus segera diganti. Ketika perangkat mulai terasa lambat saat membuka banyak aplikasi, bermain game, mengambil foto, atau melakukan multitasking, masalahnya bisa berasal dari baterai, aplikasi yang berjalan di latar belakang, penyimpanan, hingga pengaturan daya.

Kabar baiknya, sejumlah fitur bawaan Android dan iPhone dapat membantu mengoptimalkan penggunaan perangkat. Fitur tersebut memang tidak akan mengubah HP lama menjadi perangkat flagship, tetapi dapat membantu penggunaan sehari-hari terasa lebih efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Google dan Apple sendiri menyediakan sejumlah pengaturan resmi untuk mengelola baterai, aktivitas latar belakang, serta kinerja perangkat.

Berikut VIVA telah merangkumnya Sabtu, 22 Agustus 2026, fitur-fitur yang membantu mengoptimalkan penggunaan perangkat.

1. Aktifkan Baterai Adaptif di Android

Bagi pengguna Android, salah satu fitur yang patut diperiksa adalah Baterai Adaptif.

Google menjelaskan bahwa fitur tersebut mempelajari pola penggunaan aplikasi. Aplikasi yang jarang digunakan dapat lebih jarang berjalan ketika tidak sedang dipakai sehingga konsumsi baterai dapat dikurangi.

Pada perangkat yang mendukungnya, pengguna dapat mencari pengaturan melalui:

Setelan > Baterai > Penghemat Baterai > Baterai Adaptif.

Namun, perlu diketahui bahwa pengoptimalan tertentu dapat berdampak pada performa atau notifikasi aplikasi. Google menyebut Baterai Adaptif dapat menurunkan performa dan menjeda notifikasi untuk memperpanjang daya.

Karena itu, fitur ini lebih cocok untuk penggunaan harian ketika prioritasnya adalah efisiensi baterai.

2. Periksa Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang

HP bisa terasa berat bukan semata-mata karena spesifikasinya sudah tua. Banyak aplikasi yang tetap melakukan aktivitas di latar belakang, termasuk sinkronisasi data, pembaruan konten, dan proses lainnya.

Google menyarankan pengguna Android memeriksa Penggunaan Baterai untuk mengetahui aplikasi yang mengonsumsi daya paling banyak. Pengguna juga dapat mengatur penggunaan baterai aplikasi agar tetap berada pada mode yang dioptimalkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika terdapat aplikasi yang jarang digunakan tetapi terus mengonsumsi sumber daya, pertimbangkan untuk membatasi aktivitas latarnya atau menghapus aplikasi tersebut.

Langkah sederhana ini dapat membuat penggunaan perangkat terasa lebih ringan.

Halaman Selanjutnya

3. Jangan Sembarangan Mengaktifkan Mode Hemat Daya

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |