Kalimantan Selatan Dikepung Karhutla Sejak Januari 2026, Luasnya Capai 20.206 Hektare!

3 days ago 3

Jumat, 11 September 2026 - 07:07 WIB

Banjarbaru, VIVA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat luas terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi itu telah mencapai 20.206,06 hektare dengan 2.963 kejadian sepanjang periode 1 Januari hingga 10 September 2026.

Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra mengatakan Kabupaten Banjar menjadi wilayah dengan karhutla terluas, yakni mencapai sekitar 5.100 hektare, diikuti Kota Banjarbaru sekitar 2.539 hektare, dan Kabupaten Tanah Laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Meskipun karhutla mulai terkendali, masih terdapat sejumlah titik yang mengeluarkan asap karena berada pada kawasan lahan gambut yang membutuhkan penanganan lebih lama,” ujarnya, dikutip Jumat, 11 September 2026.

BPBD Kalsel bersama unsur terkait memadukan sejumlah metode untuk menangani kebakaran pada lahan gambut, termasuk penyuntikan areal gambut menggunakan cairan surfaktan yang diinisiasi Kapolda Kalsel serta pemanfaatan drone termal untuk mendeteksi titik panas.

Ronny mengatakan perpaduan metode tersebut cukup efektif membantu pengendalian karhutla, meskipun penanganan pada lahan gambut membutuhkan waktu karena sumber api dapat berada di bawah permukaan dan masih menghasilkan asap meski api terbuka telah berkurang.

BPBD Kalsel mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berisiko memicu karhutla, termasuk membakar sampah maupun membuka atau membersihkan lahan dengan pembakaran tanpa pengawasan yang benar.

BPBD Kalsel juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air karena sejumlah daerah di Kalimantan Selatan mengalami kekeringan sehingga ketersediaan sumber air untuk kebutuhan masyarakat maupun penanganan karhutla perlu dijaga. (Ant)

Ilustrasi Karhutla

Serius Tangani Karhutla, Pemerintah Siapkan 1.691 Layanan Kesehatan hingga 360 RS Rujukan

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan menangani dampak kesehatan yang dialami masyarakat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

img_title

VIVA.co.id

10 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |