Jakarta, VIVA – Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Data terbaru dari Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 H yang dirilis Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jutaan masyarakat telah memulai perjalanan pulang ke kampung halaman menggunakan transportasi umum.
Secara akumulatif sejak 13 Maret 2026 (H-8) hingga 17 Maret 2026 (H-4), jumlah penumpang angkutan umum yang berangkat mudik mencapai 6.251.806 orang. Angka tersebut meningkat 10,98 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 5.633.141 orang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lonjakan pergerakan pemudik terlihat di hampir seluruh moda transportasi. Kereta api menjadi moda dengan peningkatan paling tinggi pada musim mudik tahun ini. Data Kemenhub menunjukkan jumlah penumpang kereta api mencapai 1.863.782 orang, meningkat 15,67 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 1.611.291 penumpang. Sementara itu, angkutan udara juga mencatat pertumbuhan dengan total 1.424.872 penumpang, naik 8,14 persen dari 1.317.557 penumpang pada periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi lainnya. Angkutan laut tercatat melayani 527.535 penumpang, meningkat 10,50 persen dibandingkan 477.418 penumpang pada 2025. Adapun angkutan penyeberangan mencapai 1.511.072 orang, naik 11,27 persen dibandingkan 1.358.016 penumpang pada tahun lalu.
Sedangkan angkutan jalan atau darat mencatat 924.545 penumpang, meningkat 6,41 persen dari 868.839 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, mengatakan tren peningkatan ini menunjukkan masyarakat mulai memanfaatkan waktu lebih awal untuk melakukan perjalanan mudik.
“Tren kenaikan ini menunjukkan masyarakat telah melakukan mudik lebih awal memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) maupun cuti bersama,” kata Titis dikutip Kemenhub.
Ia menjelaskan, peningkatan mobilitas juga dipengaruhi oleh momentum cuti bersama Hari Raya Nyepi yang mulai berlaku pada 18 Maret 2026. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat memilih berangkat lebih awal agar perjalanan mudik lebih nyaman.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemenhub juga memberikan perhatian khusus pada sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama Pelabuhan Gilimanuk dan Bandara I Gusti Ngurah Rai yang operasionalnya akan dihentikan sementara saat perayaan Nyepi.
Selain memantau jumlah penumpang, Kemenhub juga mencatat tingkat ketepatan waktu atau on time performance (OTP) dari berbagai moda transportasi pada 17 Maret 2026 (H-4).
Halaman Selanjutnya
Untuk kereta api antarkota, OTP tercatat 95,90 persen, sementara perkeretaapian perkotaan regional mencapai 99,20 persen.

3 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

