Penipuan Ramadan Terdeteksi! Begini Caranya Melindungi Diri

3 hours ago 1

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:08 WIB

Jakarta, VIVA - Ramadan adalah momen istimewa bagi umat Muslim di Indonesia. Kegembiraan tidak hanya terasa dari tradisi pulang kampung, tetapi juga dalam berburu promosi menarik seputar hari raya di berbagai platform digital.

Memanfaatkan gelombang perayaan ini, sayangnya, para penjahat siber juga turut beraksi. Kaspersky menemukan kampanye penipuan yang mengeksploitasi bulan suci Ramadan kali ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penipuan serupa terjadi di sekitar hari raya populer setiap tahunnya. Para penipu meniru perusahaan komersial dan skema yang terungkap melibatkan pengguna untuk memberikan nomor telepon mereka kepada penipu.

Kemudian, korban dibujuk untuk meneruskan tautan ke "kampanye" tersebut kepada teman-teman mereka di WhatsApp atau Facebook Messenger, yang kemudian dialihkan ke penipuan lain, yang meningkatkan lalu lintas dan upaya pengumpulan nomor telepon.

“Selama periode promo atau perayaan besar seperti Ramadan di Indonesia, penipu dapat menjadi lebih merajalela. Tetap waspada sangat penting, tetapi melindungi diri sendiri membutuhkan lebih dari sekadar kesadaran. Sangat mengkhawatirkan bagaimana para penipu sekarang juga menggunakan AI untuk membuat upaya phishing menjadi lebih canggih dan tertarget sehingga membuatnya semakin sulit dikenali oleh pengguna biasa, yang menjadikan pemasangan solusi keamanan di perangkat sangat penting,” kata Country Manager Kaspersky untuk Indonesia, Defi Nofitra, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia juga mengaku jika baru-baru ini mengungkapkan bahwa 14.909.665 ancaman siber berbasis web (online threats) yang berbeda telah terdeteksi dan berhasil diblokir oleh Kaspersky di Indonesia tahun lalu.

Secara umum, 1 dari setiap 4 (22,4 persen) pengguna menghadapi ancaman online selama periode Januari hingga Desember 2025.

Sejalan dengan hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia juga mencatat sebanyak  13.130 laporan penipuan dalam 10 hari pertama Ramadan 2026, yang melibatkan hingga 22.593 rekening, ini merupakan peningkatan dibandingkan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk melindungi diri dari penipuan terkait Ramadan, Kaspersky merekomendasikan hal berikut kepada pengguna:

●    Verifikasi pengirim dan tautan. Jangan percaya diskon atau promosi dari pengirim yang tidak dikenal atau mencurigakan di email atau aplikasi pesan. Selalu periksa kembali alamat pengirim dan ketik URL situs web merek secara manual ke browser Anda daripada mengklik tautan apa pun yang Anda terima.

Halaman Selanjutnya

●    Jangan mengunduh dan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |