Kenapa Stamina Pria Menurun Setelah Usia 40?

4 days ago 10

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:00 WIB

VIVA –Banyak pria sering merasa lelah dan kewalahan, terutama karena kesibukan dan tuntutan hidup sehari-hari. Faktor gaya hidup, seperti pola tidur, olahraga, dan pola makan, dapat menyebabkan tingkat energi menurun. Beberapa kondisi medis, seperti kadar testosteron rendah dan sleep apnea, juga dapat menyebabkan pria mengalami energi rendah.

Berikut ini rangkuman terkait penyebab stamina pria menurun terutama setelah usia 40 tahun seperti melansir laman Medicalnewstoday, Minggu 23 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gejala stamina menurun

Seseorang yang mengalami stamina yang menurun mungkin merasa lelah sepanjang waktu dan kesulitan menyelesaikan aktivitas sederhana tanpa merasa sangat letih atau kehabisan tenaga.

Gejala lain yang berkaitan dengan rendahnya energi atau kelelahan antara lain:

  • Mengantuk pada siang hari
  • Sulit berkonsentrasi atau merasa seperti “berkabut” dalam berpikir (brain fog)
  • Kurang motivasi
  • Penyebab energi rendah pada pria

Ada berbagai alasan mengapa seorang pria bisa mengalami stamina menurun atau kelelahan kronis. Berikut beberapa di antaranya.

1. Pola makan

Pola makan yang kekurangan nutrisi penting atau tidak menyediakan cukup kalori dapat menyebabkan kelelahan dan membuat tubuh kekurangan energi. Pola makan sehat yang kaya sayuran, biji-bijian utuh, dan protein dapat membantu meningkatkan energi tubuh.

Kekurangan nutrisi lebih mungkin terjadi pada pria muda yang terlalu sering berolahraga atau melakukan latihan angkat beban. Kondisi serupa juga dapat dialami pria lanjut usia yang tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup atau mengalami masalah kekurangan gizi.

2. Pola olahraga

Seseorang mungkin menyadari tingkat energinya menurun setelah lama tidak berolahraga. Aktivitas fisik dapat meningkatkan kadar adrenalin dan energi. Jika berlangsung dalam waktu lama, kurang berolahraga dapat menyebabkan otot melemah. Akibatnya, seseorang bisa lebih mudah merasa lelah setelah melakukan aktivitas sederhana.

Namun, terlalu banyak berolahraga juga dapat menyebabkan kelelahan. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat agar tubuh tetap bugar dan memiliki energi yang optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Kadar testosteron rendah

Testosteron merupakan hormon seks utama pada pria. Hormon ini berperan penting dalam menjaga energi fisik dan mental. Seiring bertambahnya usia, jumlah testosteron yang diproduksi tubuh pria secara alami cenderung menurun. Kadar testosteron yang rendah, yang juga dikenal sebagai hipogonadisme pria, dapat menyebabkan energi menurun, kelelahan, dan depresi. Hipogonadisme pria juga semakin sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Halaman Selanjutnya

Gejala lain dari kadar testosteron rendah antara lain:

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |